Jemaah Haji PB dan PBD Didominasi Usia Lanjut, Termuda 17 Tahun dan Tertua 84 Tahun

  • 06 Mei 2026 12:07 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Papua Barat, Aziz Hegemur, mengungkapkan rentang usia jemaah calon haji Papua Barat Daya tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi cukup beragam, mulai dari usia muda hingga lanjut usia.

Ia menyebutkan, jemaah termuda berasal dari Kabupaten Teluk Bintuni dengan usia 17 tahun, sementara jemaah tertua berasal dari Kota Sorong dengan usia 84 tahun.

“Yang termuda 17 tahun dari Kabupaten Teluk Bintuni, dan yang tertua 84 tahun dari Kota Sorong,” ujar Aziz Hegemur.

Menurutnya, kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi panitia penyelenggara, terutama dalam memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, mengingat ibadah haji membutuhkan ketahanan tubuh yang baik.

Meski demikian, Aziz memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah jemaah Papua Barat Daya semua sehat dan siap berangkat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan cuaca antara Papua Barat Daya dan Arab Saudi cukup signifikan, sehingga jemaah perlu menjaga kesehatan dengan baik selama menjalankan ibadah.

“Kami imbau jemaah untuk jaga kesehatan, jaga makan, olahraga ringan, dan banyak minum air karena suhu di Arab Saudi cukup panas,” ujarnya.

Selain itu, jemaah juga diminta untuk mengatur energi dengan baik selama berada di Tanah Suci, mengingat rangkaian ibadah haji memerlukan fisik yang kuat.

“Ibadah haji ini perlu fisik, jadi perlu istirahat. Diutamakan yang wajib saja agar semua rangkaian ibadah bisa dijalankan dengan lancar,” ucapnya.

Diketahui, jumlah jemaah haji Papua Barat Daya tahun 2026 sebanyak 296 orang dan akan bergabung dalam Kloter 25 dan 26. Mereka dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Makassar pada 7 Mei 2026 sebelum diberangkatkan ke Jeddah pada 9 Mei 2026.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....