Lantik 3 Pejabat, Wali Kota Sorong Tegaskan Integritas dan Profesionalisme
- 06 Mei 2026 01:33 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Kota Sorong menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Sorong yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat Berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Kantor Wali Kota Sorong. Selasa, 5 Mei 2026.
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 26867/R-AK.02.03/SD/K/2025 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Sorong.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain:
Musa Fonataba jabatan sebelumnya Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban pada Dinas Perindustrian Kota Sorong dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sorong.
Ludya Wattimena jabatan sebelumnya Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah Kota Sorong dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan Kota Sorong.
Margareth Alurie Urbinas jabatan sebelumnya Kepala Distrik Sorong Manoi Kota Sorong dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sorong, menyampaikan bahwa pelantikan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama ini merupakan bagian dari hasil seleksi terbuka yang telah dilaksanakan pada Oktober 2025. Sebelumnya, pada November 2025, Pemerintah Kota Sorong juga telah melantik 14 pejabat lainnya sebagai bagian dari proses yang sama.
Menurutnya, pengisian jabatan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi strategis di lingkungan pemerintahan, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan bertanggung jawab.
Wali Kota menekankan sejumlah nilai kerja yang harus dimiliki oleh para pejabat yang baru dilantik, yakni inovatif, kreatif, responsif, dan adaptif. Ia mengingatkan bahwa setiap pejabat harus mampu menghadirkan inovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masing-masing OPD, serta tidak berhenti untuk terus berpikir kreatif dalam menjalankan tugas.
Selain itu, pejabat juga dituntut untuk responsif terhadap berbagai kondisi, khususnya dalam situasi darurat maupun bencana, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan, baik di tingkat lokal maupun global.
Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang dilantik, yang dinilainya sebagai sosok-sosok yang telah melalui proses panjang dan layak mendapatkan kepercayaan tersebut.
“Menjadi pemimpin itu tidak instan, tetapi melalui proses panjang dan harus ditempa. Seperti besi yang dibentuk menjadi parang, semakin ditempa maka akan semakin kuat,” ungkapnya.
Ia juga mengibaratkan Aparatur Sipil Negara sebagai prajurit yang berada di medan tugas, yang harus memiliki semangat juang tinggi, fokus, dan tidak mudah menyerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di akhir sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, guna menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....