Wapres Gibran Dihadang Pemilik Hak Ulayat di Kilometer 16 Sorong
- 23 Apr 2026 09:28 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Penyampaian aspirasi oleh pemilik hak ulayat mewarnai kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Rombongan Wapres bahkan sempat dihentikan saat melintas di kawasan Kilometer 16, Rabu, 22 April 2026.
Aksi tersebut terjadi di depan akses keluar lokasi pembangunan Kantor Gubernur, DPRP dan MRP Papua Barat Daya. Sejumlah keluarga pemilik hak ulayat menghadang kendaraan rombongan untuk menyampaikan langsung tuntutan mereka.
Perwakilan keluarga, Filiani Malaseme, mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum memenuhi sejumlah kesepakatan terkait pembangunan di atas tanah adat tersebut.
“Kalau kami dihargai sebagai pemilik hak ulayat, seharusnya kami juga dilibatkan, minimal diundang dalam kegiatan seperti ini. Tapi kenyataannya tidak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu poin yang belum direalisasikan adalah pelunasan pembayaran lahan tahap kedua yang dijanjikan rampung pada 2025.
Selain itu, keluarga juga menuntut perhatian terhadap pendidikan anak-anak mereka melalui pemberian beasiswa dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, termasuk peluang masuk sekolah kedinasan.
Tak hanya itu, mereka juga meminta adanya prioritas dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta keterlibatan dalam peluang kerja di kawasan perkantoran tersebut.
“Kami berharap anak-anak kami juga mendapat kesempatan, baik dalam pendidikan maupun pekerjaan. Tapi sampai hari ini kami belum dilibatkan,” kata Filiani.
Meski diwarnai kekecewaan, aksi tersebut berlangsung tertib. Pihak keluarga menegaskan tujuan utama mereka hanya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wakil Presiden.
Menanggapi hal tersebut, Wapres Gibran disebut merespons positif dan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait.
“Tadi Pak Wapres merespons baik, beliau mengatakan akan berkoordinasi dengan sekretarisnya dalam waktu dekat,” ucap Filiani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....