Senator PFM Dorong Penyerahan Aset BUMN ke Pemkot Sorong untuk Dongkrak Ekonomi
- 22 Apr 2026 07:53 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kota Sorong dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menyampaikan aspirasi strategis terkait pembangunan daerah, khususnya pengelolaan aset dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Senator Paul Finsen Mayor (PFM) menyoroti pentingnya penyerahan sejumlah aset milik BUMN seperti PD Irian Bakti, PT Usaha Mina (Perikanan), PT Perindo, hingga aset PT Pertamina kepada Pemerintah Kota Sorong. Langkah ini dinilai krusial guna mendorong peningkatan ekonomi daerah sekaligus memberdayakan masyarakat adat, khususnya komunitas Moi.
Senator PFM mengatakan bahwa masyarakat adat Moi menginginkan agar pengelolaan tanah dan aset dilakukan oleh perusahaan daerah (Perusda). Hal ini bertujuan agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama generasi muda.
Menurutnya, selama ini sejumlah aset strategis justru terbengkalai akibat pengelolaan yang tidak optimal serta perpindahan kewenangan antar lembaga. “Penyerahan pengelolaan kepada daerah menjadi solusi agar aset bisa produktif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Selain itu, kondisi sejumlah kawasan seperti Usaha Mina, Toko Irian Bakti, serta rumah-rumah milik Pertamina juga menjadi perhatian. Kawasan tersebut dinilai kumuh dan membutuhkan revitalisasi segera agar sejalan dengan visi menjadikan Kota Sorong sebagai kota modern dan bersih, sekaligus gerbang utama Tanah Papua.
"Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik investasi serta memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan," katanya.
PFM mengungkapkan bahwa aset perikanan di wilayah tersebut telah beberapa kali berpindah pengelolaan, mulai dari PT Usaha Mina, Perikanan Nusantara, hingga PT Perikanan Indonesia.
Senator PFM berharap, Wali Kota Sorong segera menyusun surat resmi terkait permohonan penyerahan aset, mengirimkan dokumen kepada pihak terkait, berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, hingga meninjau langsung kondisi kawasan yang akan direvitalisasi.
"Langkah ini dinilai penting untuk koordinasi antarpemerintah mempercepat proses administratif sekaligus memastikan kesiapan lapangan Menuju Sorong Kota Modern," ungkapnya.
Penyerahan aset dan pengelolaan oleh pemerintah daerah diyakini menjadi peluang besar untuk mendorong pembangunan Kota Sorong yang lebih maju. Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adat, Sorong diharapkan dapat berkembang menjadi kota modern, bersih, dan berdaya saing, serta menjadi pintu gerbang utama kawasan Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....