Gelar Batch 2, Papua Shine Academia Latih OAP Olah Pangan Lokal Sorong
- 20 Apr 2026 10:16 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Yayasan Papua Shine Academia sukses menggelar Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Barat Daya Batch 2 yang ditujukan khusus bagi putra-putri Orang Asli Papua (OAP). Mengusung tema "Merawat Alam, Mengolah Pangan, dan Menguatkan Ekonomi Lokal", program ini bertujuan melahirkan wirausaha muda yang mampu menjaga ekosistem hutan sekaligus meningkatkan taraf hidup melalui kuliner.
Dalam dialog interaktif di Pro 1 RRI Sorong, Senin (20/4), para mentor dan penyelenggara membedah pentingnya sinergi antara pelestarian alam dan profesionalisme industri kuliner.
Kembali ke Hutan, Menuju Kelas Dunia
Chef Charles Toto, atau yang akrab disapa Chef Jungle Papua, menekankan bahwa hutan Papua adalah "supermarket" alami yang menyediakan bahan pangan berkualitas tinggi. Namun, tantangannya adalah mengubah pola pikir generasi muda agar bangga dan mampu mengolah bahan lokal tersebut secara inovatif.
"Kita ingin peserta melihat bahwa sagu, umbi-umbian, dan hasil hutan bukan sekadar makanan kampung. Jika dikelola dengan prinsip merawat alam, bahan-bahan ini memiliki nilai eksklusif yang tidak dimiliki daerah lain," ujar Chef Charles.
Menembus Standar Industri Profesional
Senada dengan hal tersebut, Executive Chef The Windchimes Restaurant, Felix RV Sienatra, yang turut menjadi mentor dalam pelatihan ini, menyoroti pentingnya standar dan higienitas. Menurutnya, untuk menguatkan ekonomi lokal, produk yang dihasilkan peserta harus mampu bersaing di pasar modern, termasuk hotel dan restoran berbintang.
"Kami membekali mereka dengan manajemen dapur dan standar kualitas industri. Target kita adalah produk lokal OAP bukan hanya sekadar ada, tapi memiliki daya saing tinggi, baik dari segi rasa, presentasi, maupun keamanan pangan," jelas Chef Felix.
Komitmen Keberlanjutan dari Papua Shine Academia
Perwakilan Yayasan Papua Shine Academia menjelaskan bahwa pelatihan Batch 2 ini bukan sekadar agenda seremonial. Isu utama yang diangkat adalah bagaimana menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri di Papua Barat Daya pasca-pelatihan.
"Yayasan berkomitmen untuk memberikan wadah bagi putra-putri OAP agar mereka berani menjadi aktor utama dalam perputaran ekonomi di tanahnya sendiri. Kami tidak hanya melatih skill memasak, tapi juga membangun mentalitas kewirausahaan yang berbasis pada kearifan lokal," ungkap perwakilan yayasan tersebut.
Pelatihan ini diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya UMKM baru di Sorong dan sekitarnya yang berbasis pangan lokal. Dengan dukungan mentor profesional, para peserta diharapkan tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga pemilik usaha yang tetap memegang teguh prinsip menjaga kelestarian alam Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....