Pertemuan ke-19 GC Blue Abadi Fund, Bahas Strategi Konservasi Berkelanjutan
- 19 Apr 2026 08:58 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Pertemuan ke-19 GC Blue Abadi Fund resmi Digelar di Swiss-Belhotel kota Sorong, 17 Maret 2026. Pertemuan yang di gelar secara langsung dan hybrid, untuk membahas Strategi Konservasi dan Tata Kelola Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Ketua Governance Committee (GC) Blue Abadi Fund (BAF), Dr. Kusdiantoro, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan wilayah pesisir dan laut di Bentang Laut Kepala Burung (BLKB), Papua.
“Sinergi dalam mengoptimalkan intervensi Blue Abadi Fund sangat vital untuk memastikan perlindungan keanekaragaman hayati yang efektif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, transisi kepemimpinan di tubuh GC BAF ke depan harus tetap menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan semangat partisipatif.
Pertemuan GC ke-19 ini tidak hanya menjadi forum koordinasi dan evaluasi, tetapi juga refleksi atas komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya pesisir dan laut di kawasan BLKB.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan ini dari Hasil diskusi Tim Kecil GC BAF Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke Raja Ampat.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program konservasi yang didukung BAF, sekaligus memahami tantangan dan peluang di lapangan.
Kusdiantoro berharap pertemuan ini dapat menghasilkan langkah-langkah strategis yang memperkuat upaya konservasi serta pemberdayaan masyarakat adat di kawasan Bentang Laut Kepala Burung.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota GC, SCAC, IAC, dan LRC serta para mitra atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin.
“Semoga Blue Abadi Fund terus menjadi contoh pengelolaan dana lingkungan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan zaman,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....