Majukan Kampus Prodi Ekowisata, Bupati Raja Ampat dan Unipa Tandatangani NPHD

  • 14 Apr 2026 11:02 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam melakukan penandatangan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dengan Universitas Papua atau Unipa di Aula Wayag, Senin, 13 April 2026. Dari pihak Unipa diwakilkan oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Selvi Tebaiy.

Selvi Tebaiy, mewakili Rektor Unipa, menyampaikan apresiasi kepada Bupati yang telah mendukung pengengembangan pendidikan, khususnya di Kampus III Unipa yang ada di Raja Ampat. Kampus III Ekowisata telah menjadi bagian dari Raja Ampat dan diharapakan terus memberikan kontribusi ilmu pengetahuan bagi kabupaten.

Saat ini, kata Selvi, Unipa masih menunggu izin operasional dibukanya program studi starta 1 (S1) Pariwisata. Kampus III di Raja Ampat sejak awal beroperasi baru membuka prodi D3 Ekowisata. Untuk itu, Unipa berharap izin S1 Pariwisata ini bisa segara diterbitkan agar bisa menerima mahasiswa baru pada penerimaan tahun 2026 ini.

Selvi menambahkan Unipa telah mendapatkan izin membuka dua program studi S1 yang baru yaitu Aquakultur dan Budidaya Perikanan. Dua prodi ini siap menerima mahasiswa baru tahun 2026 melalui jalur seleksi lokal.

"Kita harap izin S1 Pariwisata bisa terbit pada Juli ini sehingga bisa langsung dilakukan penerimaan mahasiswa baru. Lulusan D3 Ekowisata juga melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana di Program Studi Pariwisata yang baru dibuka," kata Selvi.

Bupati Orideko menyampaikan bahwa dukungan hibah yang diberikan terbatas karena daerah-daerah dikenakan kebijakan efisiensi. Pemerintah daerah berharap pada tahun 2027, anggaran sudah semakin baik dan pemdan̈ memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mendukung keberadaan kampus III Raja Ampat.

Bupati mendukung penuh rencana pembukaan Program Studi S1 Pariwisata di Raja Ampat agar semakin banyak anak-anak muda yang bisa meneruskan pendidikan tinggi tanpa harus pergi ke luar daerah. Pemerintah daerah siap memberikan beasiswa untuk anak-anak Raja Ampat agar bisa berkuliah secara gratis di Prodi S1 Pariwisata. "Nanti anak-anak Raja Ampat tidak usah bayar biaya kuliah. Semua tagihan biaya pendidikan akan dibayarkan oleh pemerintah daerah," kata Orideko.

Penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah dihadiri jajaran dosen Prodi Ekowisata Unipa dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....