Wakapolda PBD Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ibunda Bupati Maybrat
- 03 Apr 2026 06:39 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Tbahaa, melayat ke rumah duka mendiang Mama Paulina Kocu Murafer, ibunda Bupati Maybrat Karel Murafer, Kamis 2 April 2026.
Kehadiran Wakapolda menjadi bentuk empati sekaligus penghormatan institusi Polri terhadap keluarga yang tengah berduka.
Setibanya di rumah duka, Kombes Pol Semmy Ronny Tbahaa disambut langsung oleh Bupati Maybrat Karel Murafer bersama jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhumah. Suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi Mama Paulina yang wafat pada Kamis pagi di usia 115 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Barat Daya menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhumah.
“Atas nama keluarga dan jajaran Polda Papua Barat Daya, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Almarhumah, Mama Paulina Kocu Murafer. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai amal dan perbuatannya,” ujar Kombes Pol Semmy Ronny Tbahaa.
Ia mengatakan, kepergian Mama Paulina tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Bupati Maybrat, tetapi juga bagi masyarakat Papua Barat Daya. Menurutnya, almarhumah dikenal sebagai sosok perempuan Papua yang sederhana, penuh kasih, serta memiliki keteguhan dalam menjalani kehidupan.
“Beliau adalah sosok ibu yang menjadi fondasi keluarga, penjaga nilai adat, serta teladan dalam kesabaran dan ketulusan. Jejak hidupnya adalah cerminan kekuatan seorang perempuan Papua yang patut dihormati,” ucapnya.
Kombes Pol Semmy Ronny Tbahaa juga menyoroti usia panjang almarhumah sebagai perjalanan hidup yang sarat makna. Nilai-nilai seperti kerja keras, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama, lanjutnya, menjadi warisan penting bagi generasi penerus, khususnya generasi muda Papua.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi duka.
“Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan segala kebaikan yang telah beliau tanamkan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” tutupnya.
Rencananya, jenazah almarhumah akan dimakamkan di kampung halaman di Kabupaten Maybrat. Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah dijadwalkan diberangkatkan menggunakan maskapai Susi Air pada Jumat 3 April 2026.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam prosesi melayat tersebut, di antaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Sagrim, Wakil Bupati Maybrat Ferdinand Salossa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang sebelumnya mengikuti ibadah penguatan secara kristiani di rumah duka.
Kepergian Mama Paulina Kocu Murafer meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Papua Barat Daya yang mengenalnya sebagai sosok ibu, penjaga nilai adat, dan teladan kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....