Gubernur PBD Resmikan 11 Rumah Baru dan Rehabilitasi Ratusan Rumah OAP
- 28 Mar 2026 20:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, meresmikan program pembangunan 11 unit rumah baru serta rehabilitasi 105 unit rumah bagi orang asli Papua (OAP), Sabtu 28 Maret 2026. Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah kepada masyarakat di kawasan Saoka, Kota Sorong.
Dalam kesempatan tersebut, Elisa Kambu tampak didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan yang juga Plt. Kepala Dinas PUPR Papua Barat Daya, Victor Solossa bersama Kepala BPPKAD Papua Barat Daya, Frans H. Sinurat dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM sekaligus Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya, Sellvyana Sangkek.
Gubernur menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat, khususnya OAP yang kurang mampu. “Puji Tuhan hari ini saya didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Badan Keuangan. Kami berada di Saoka, dan ini adalah salah satu rumah yang dibangun melalui APBD Pemerintah Provinsi Papua Baramt Daya tahun 2025,"ujar Gubernur
Gubernur menjelaskan, rumah-rumah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk dapat digunakan untuk mendukung fasilitas keagamaan seperti pastori gereja. Seluruh proses pembangunan dan rehabilitasi telah diselesaikan pada akhir tahun 2025.
“Puji Tuhan tahun kemarin kita alokasikan pembiayaan untuk pembangunan 11 unit rumah baru dan rehab 105 unit rumah. Semua pekerjaan sudah selesai di akhir 2025 dan hari ini kita lakukan penyerahan kunci,” katanya.
Menurut Elisa Kambu, program ini tidak hanya didanai dari dana Otonomi Khusus (Otsus), tetapi juga bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penerimaan lain yang sah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memaksimalkan berbagai sumber anggaran untuk kepentingan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya rumah sebagai fondasi utama dalam kehidupan keluarga. Rumah yang layak, menurutnya, akan memberikan kenyamanan sekaligus menjadi tempat membangun masa depan generasi Papua.
“Rumah adalah tempat di mana seluruh aktivitas dimulai, tempat orang berdoa dan mempersiapkan generasi emas. Kalau rumah nyaman dan ada listrik, masyarakat bisa hidup lebih baik dan memikirkan kebutuhan anak-anak mereka,” ujarnya.
Gubernur berharap, ke depan program pembangunan dan rehabilitasi rumah bagi OAP dapat terus dilanjutkan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....