Musrenbang Aifat Raya, Pemkab Maybrat Dorong Peningkatan Kesejahteraan Warga
- 28 Mar 2026 11:30 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Kumurkek,Sorong – Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Zona Aifat Raya pada Kamis, 26 Maret 2026, yang dipusatkan di Kumurkek. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Maybrat Tahun 2027.
Musrenbang tersebut mencakup tujuh distrik, yakni Aifat, Aifat Selatan, Aifat Utara, Aifat Timur, Aifat Timur Jauh, Aifat Timur Tengah, dan Aifat Timur Selatan. Forum ini dihadiri para kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, kepala puskesmas, kepala sekolah, guru, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan dibuka oleh Bupati Maybrat yang diwakili Asisten II Setda Kabupaten Maybrat, Engelbertus Turot, SP.,M.Si., dan turut dihadiri Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kabupaten Maybrat, Edwin Pelealu, SKH.,MA.
Dalam sambutannya, Engelbertus Turot menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi. “Musrenbang ini menjadi ruang penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat serta selaras dengan prioritas nasional, termasuk dukungan terhadap Otonomi Khusus,” ujarnya.
Dari hasil pembahasan, terdapat 15 usulan prioritas yang telah disepakati bersama dan dituangkan dalam berita acara. Komposisi usulan didominasi sektor pendidikan sebesar 40 persen, disusul kesehatan 30 persen, infrastruktur 25 persen, serta 15 persen pada bidang tata kelola pemerintahan, ekonomi, dan budaya.
Usulan tersebut dinilai sejalan dengan program strategis nasional, termasuk 17 program prioritas Presiden dan Wakil Presiden, serta visi misi Bupati dan Wakil Bupati Maybrat periode 2025–2030 dalam RPJMD 2025–2029.
Pemerintah Kabupaten Maybrat menekankan pembangunan pada sektor-sektor strategis, seperti peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Aifat Raya.
Selain itu, Musrenbang juga diarahkan untuk mendukung pencapaian indikator kinerja daerah, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan kemiskinan ekstrem, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel sesuai indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.
Terpisah, Plt. Kepala Bappeda Maybrat, Sepnat Frasawi, SE.,MM. yang saat bersamaan membuka kegiatan Musrenbang Distrik Zona Aintinyo, menyampaikan bahwa hasil Musrenbang distrik akan menjadi bahan utama dalam penyusunan rancangan RKPD Kabupaten Maybrat Tahun 2027. “Seluruh usulan dari empat zona yang berlangsung bersamaan harus benar-benar prioritas, realistis, serta selaras dengan program nasional dan daerah agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Musrenbang Distrik Zona Aifat Raya, Marcelino Fatem, SE., mengungkapkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar meskipun berlangsung cukup panjang hingga pukul 15.30 WIT. Ia berharap forum ini mampu membangun komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Diharapkan melalui Musrenbang ini, terbangun sinergi yang kuat untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Maybrat sesuai VISI MAYBRAT AMAN, MAJU, SEJAHTERA, MANDIRI,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....