Dorong Stabilitas Keamanan, Bupati Tambrauw Lakukan Pendekatan Persuasif

  • 24 Mar 2026 18:58 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Tambrauw - Demi menjaga stabilitas keamanan pascainsiden yang terjadi di Distrik Bamusbama, Pemerintah Kabupaten Tambrauw mengambil langkah cepat dengan mengelar rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) pada 23 Maret 2026. Musyawarah ini melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait.

Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, menyampaikan bahwa strategi penanganan telah dirumuskan melalui Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida). Penanganan situasi harus dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif guna mencegah potensi gangguan susulan. “Pendekatan keamanan harus dilakukan secara humanis dan merangkul masyarakat, sehingga kehadiran aparat benar-benar memberikan rasa aman,” ujarnya.

Selain peningkatan pengamanan di wilayah rawan, Pemkab Tambrauw juga fokus pada pemulihan sosial melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan perempuan sebagai bagian dari upaya membangun kembali keharmonisan dan kepercayaan publik.

Pemerintah daerah turut menyalurkan bantuan sosial berupa bahan kebutuhan pokok serta layanan kesehatan bagi warga terdampak guna mempercepat proses pemulihan. Dalam upaya pengendalian mobilitas, Pemkab Tambrauw akan memberlakukan sistem pengawalan perjalanan bagi masyarakat dan aparatur sipil negara.

"Warga yang hendak bepergian akan dikumpulkan di satu titik di Distrik Bamusbama sebelum diberangkatkan secara bersama menuju Distrik Fef dengan pengamanan aparat," katanya.

Kebijakan tersebut direncanakan mulai berlaku pada 6 April 2026 dengan frekuensi satu kali perjalanan setiap hari hingga kondisi keamanan dinyatakan sepenuhnya kondusif.

Sementara itu, Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua, Papua Barat Daya, Vincentius Paulinus Baru, mengingatkan pentingnya pendekatan persuasif dalam menjaga stabilitas agar tidak menimbulkan trauma di tengah masyarakat.

Komandan Kodim 1810 Tambrauw, Zulkifli, menegaskan, bahwa TNI akan memperkuat pengamanan dengan mendirikan pos di titik-titik rawan serta meningkatkan kehadiran personel di lapangan.

Sementara itu Kapolres Tambrauw, Praja Gandha Wiratama, yang memastikan Polri siap mendukung penuh upaya pemulihan keamanan melalui patroli intensif, pengawasan jalur rawan, serta pengawalan masyarakat yang melintas di wilayah Distrik Bamusbama hingga Distrik Fef.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan situasi keamanan sekaligus mengembalikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Tambrauw.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....