Antisipasi Penyebaran Campak, Dinkes PBD Imbau Penggunaan Masker di Tempat Ramai

  • 19 Mar 2026 18:42 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Plt. Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya, dr. Jan Pieter Kambu, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di tempat ramai sebagai langkah antisipasi penyebaran campak.

Imbauan ini disampaikan menyusul adanya peningkatan kasus suspek campak di wilayah tersebut.

Menurut dr. Jan Pieter, penggunaan masker menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah penularan, mengingat campak menyebar melalui droplet atau percikan saat penderita batuk dan bersin.

Kondisi ini dinilai serupa dengan pola penyebaran COVID-19, sehingga masyarakat diharapkan kembali menerapkan kebiasaan perlindungan diri seperti saat pandemi.

“Pakai masker ya, kalau di tempat ramai atau saat melihat ada yang batuk-batuk, apalagi jika sudah muncul bintik merah di tubuh, kita harus lebih waspada. Penjagaannya mirip seperti COVID-19,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama menjelang momen mudik dan Idul Fitri, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan berpotensi mempercepat penyebaran penyakit.

“Kita ingin masyarakat membiasakan kembali penggunaan masker, apalagi menjelang mudik. Ini langkah sederhana tapi sangat penting,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, dan muncul ruam kemerahan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Papua Barat Daya, hingga minggu ke-10 tahun 2026 tercatat sebanyak 31 kasus suspek campak. Meski terjadi peningkatan, kondisi tersebut belum memenuhi kriteria sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti imunisasi kejar, edukasi masyarakat, serta penguatan layanan kesehatan. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker, diharapkan penyebaran campak dapat ditekan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....