Jelang Idul Fitri, Disparekraf PBD Tekankan Standar Keamanan Destinasi Wisata
- 17 Mar 2026 18:33 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya menekankan pentingnya penerapan standar keamanan dan kenyamanan di seluruh destinasi wisata.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya, Yusdi N. Lamatenggo menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor SE/1/HK.01.03/MP/2026.
“Ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pariwisata terkait penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan saat libur Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh kabupaten dan kota diminta memastikan kesiapan destinasi wisata, mulai dari fasilitas dasar hingga aspek keselamatan bagi pengunjung.
“Fasilitas seperti kebersihan toilet, ketersediaan air, tempat sampah, serta papan penunjuk arah harus dipastikan dalam kondisi baik,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta melakukan pengecekan kelaikan transportasi wisata bekerja sama dengan Dinas Perhubungan guna menjamin keselamatan perjalanan wisatawan.
Pengelolaan pengunjung juga menjadi perhatian, terutama dalam mengatur kapasitas destinasi agar tidak terjadi kepadatan selama libur panjang.
“Perlu ada manajemen layanan yang baik, termasuk pengaturan di pintu masuk dan pengendalian jumlah pengunjung,” jelasnya.
Dalam arahannya, Disparekraf juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dengan berbagai pihak, seperti aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga instansi penanggulangan bencana.
“Koordinasi dengan rumah sakit, kepolisian, TNI, dan Basarnas sangat penting untuk menjamin keselamatan wisatawan,” ujarnya.
Sementara itu, pelaku usaha dan pengelola destinasi diminta mematuhi standar operasional prosedur serta menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara ketat, terutama pada wahana berisiko tinggi.
Selain aspek keamanan, kebersihan dan kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian utama, termasuk penyediaan fasilitas kebersihan yang memadai.
Pemerintah juga akan melakukan pemantauan secara berkala selama periode libur Lebaran guna memastikan seluruh standar berjalan dengan baik.
Dengan berbagai langkah tersebut, Disparekraf Papua Barat Daya berharap aktivitas wisata selama Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Dalam upaya menyukseskan pelaksanaan libur Lebaran, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata, termasuk Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Travel Agent (ASITA), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), asosiasi homestay, jaringan kapal rekreasi, asosiasi dive resort, serta pengelola objek wisata di kabupaten dan kota.
“Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, kita berharap penyelenggaraan wisata selama libur Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Yusdi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....