BLUD Raja Ampat Perkuat Kolaborasi Konservasi dan Pariwisata Berkelanjutan
- 15 Mar 2026 11:58 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Raja Ampat menggelar pertemuan koordinasi bersama para mitra konservasi dan pariwisata yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Hotel Aston, Kota Sorong, Sabtu, 14 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BLUD Raja Ampat Hasan Makasar dan dihadiri sejumlah mitra konservasi, pelaku pariwisata, serta pihak terkait yang selama ini berperan dalam pengelolaan kawasan Raja Ampat.
Dalam sambutannya, Hasan Makasar menegaskan pentingnya koordinasi lintas mitra untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem laut dan pengembangan sektor pariwisata di Raja Ampat.
Menurutnya, kawasan Raja Ampat memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata kelas dunia, sehingga pengelolaannya membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.
“Raja Ampat adalah kawasan yang memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi sekaligus menjadi destinasi wisata kelas dunia. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh mitra agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Hasan Mahasar.
Ia menambahkan, BLUD Raja Ampat terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga konservasi, masyarakat lokal, serta pelaku usaha wisata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, di antaranya penguatan pengawasan kawasan konservasi, peningkatan tata kelola pariwisata, pengelolaan sampah, penggunaan bio septic, serta dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat lokal yang terlibat dalam kegiatan pariwisata berbasis konservasi.
Pertemuan itu juga dihadiri sejumlah mitra konservasi, di antaranya Yayasan Konservasi Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Yayasan Misool Ekosistem Regenerasi, Yayasan Kehati, serta Raja Ampat Research and Conservation Centre.
Selain itu hadir pula sejumlah organisasi lain seperti Yayasan Raja Ampat SEA Centre, Yayasan Nazaret Bina Papua, Yayasan Bentang Alam Papua, Yayasan Bumi Papua Lestari, Yayasan Orang Laut Papua, Thrive Conservation, serta Molobin Raja Ampat.
Para mitra yang hadir turut menyampaikan berbagai masukan terkait peningkatan koordinasi, termasuk penguatan program konservasi dan pengembangan pariwisata yang tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.
Kegiatan koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat hubungan antara BLUD Raja Ampat dan para mitra kerja.
Melalui pertemuan tersebut diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin kuat sehingga upaya konservasi dan pengembangan pariwisata di Raja Ampat dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat tanpa mengabaikan kelestarian alam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....