Gubernur Elisa Kambu Kunjungi Rumah Duka Korban Kebakaran di Kofkerbu
- 13 Mar 2026 20:48 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengunjungi rumah duka korban kebakaran yang menewaskan 3 orang anak di Jalan Layang Lorong 2 Gang Kunit, Kelurahan Kofkerbu, Kota Sorong pada Kamis, 12 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis dini hari.
Dalam kesempatan itu, Elisa Kambu menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan penghiburan dalam menghadapi musibah tersebut.
Elisa Kambu juga mengajak keluarga korban untuk tidak saling menyalahkan atas musibah yang terjadi. Peristiwa tersebut sebaiknya dijadikan pengingat bagi semua orang untuk lebih berhati-hati dan memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa depan.
“Kita semua merasa sedih dan kehilangan. Tapi kita juga harus percaya bahwa semua ini adalah jalan yang Tuhan izinkan terjadi,” ujar Elisa Kambu saat menyampaikan pesan penghiburan kepada keluarga korban.
Menurutnya, musibah yang terjadi memang meninggalkan luka mendalam, namun keluarga diharapkan tidak larut dalam kesedihan berkepanjangan. Ia mengajak semua pihak untuk tetap berserah kepada Tuhan serta mengambil hikmah dari peristiwa tersebut.
“Kita boleh sedih, boleh merasa kehilangan, tetapi kita tidak boleh terus terlarut. Kita harus percaya Tuhan akan memberikan penghiburan dan pengharapan bagi keluarga,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap peristiwa dalam kehidupan manusia tidak lepas dari kehendak Tuhan. Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan selalu berjaga-jaga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Ada orang meninggal karena tenggelam kapal, ada yang sedang tidur, ada juga yang sedang berjalan. Semua itu menunjukkan bahwa kita harus selalu siap dan waspada,” ujarnya.
Diketahui, kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kofkerbu pada Rabu dini hari 11 Maret 2026 tersebut menewaskan tiga anak, yakni Iren (14), Pangeran (6), dan Antoni (1 tahun 11 bulan). Sementara dua anak lainnya dilaporkan berhasil selamat dari peristiwa tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....