Lindungi Anak dari Konten Negatif, Robert Kardinal Apresiasi Kebijakan Komdigi
- 13 Mar 2026 20:43 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Robert Joppy Kardinal, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mendorong kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak-anak di bawah umur. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif penggunaan media sosial.
Menurut Robert, perkembangan teknologi digital memang membawa banyak manfaat, terutama dalam memperluas akses informasi dan membuka peluang ekonomi. Namun di sisi lain, kemudahan akses media sosial juga menimbulkan tantangan, khususnya bagi anak-anak yang masih dalam tahap pembentukan karakter.
Ia menilai saat ini banyak konten di media sosial dibuat hanya untuk mengejar popularitas dan keuntungan finansial tanpa memperhatikan dampaknya bagi penonton, terutama anak-anak. “Sekarang ini banyak orang membuat konten hanya demi cuan. Yang penting viral dan dapat uang, tetapi tidak memikirkan efeknya terhadap anak-anak yang menonton,” ujarnya.
Robert menjelaskan kebijakan yang didorong Komdigi bertujuan menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak. Upaya tersebut antara lain melalui penguatan verifikasi usia pengguna, peningkatan moderasi konten, serta penyediaan fitur pengawasan orang tua pada platform digital. “Kita sangat mendukung langkah Komdigi. Kalau tidak ada pengaturan seperti ini, ruang digital bisa menjadi tidak sehat dan berdampak buruk bagi generasi muda,” katanya.
Ia menambahkan, selain regulasi pemerintah, peran orang tua juga sangat penting dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak. Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi langkah awal untuk memastikan anak menggunakan media sosial secara bijak. “Anak-anak harus dibimbing agar tidak terpengaruh oleh konten-konten yang tidak mendidik,” ucapnya.
Robert juga mengajak para kreator konten untuk lebih bertanggung jawab dalam membuat konten di media sosial dan mendorong lahirnya konten yang lebih edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....