Pemberian Makanan Tambahan di Distrik Sorong Barat Tekan Angka Stunting

  • 09 Mar 2026 18:40 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Kota Sorong berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Bukit Zaitun Sorong, melaksanakan kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi bayi dan balita yang mengalami stunting di Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin, 9 Maret 2026.

Sebanyak 58 bayi dan balita yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah tersebut menerima bantuan makanan tambahan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Sorong dalam menekan angka stunting yang masih tergolong tinggi di Distrik Sorong Barat.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tersebut, terutama Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, serta perguruan tinggi yang turut mendukung program penanganan stunting.

Ia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya sebatas pemberian makanan tambahan, tetapi juga harus diikuti dengan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya asupan gizi bagi anak.

“Ini bukan pekerjaan yang sederhana. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama menurunkan angka stunting, khususnya di Distrik Sorong Barat. Bukan hanya memberi makanan tambahan, tetapi juga memberikan penyuluhan kepada para orang,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Pemerintah Kota Sorong juga memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sorong dan jajaran yang selama ini aktif melakukan kegiatan pendampingan di masyarakat, termasuk melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan anak,” ucapnya.

Diharapkan program pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas sebagai bagian dari persiapan menuju sumber daya manusia Papua yang unggul di masa mendatang.

Pada kegiatan PMT juga dirangkaikan dengan penarikan mahasiswa KKN STIE Bukit Zaitun Sorong yang telah melaksanakan pengabdian selama satu bulan di Distrik Sorong Barat. Sebanyak 30 mahasiswa terlibat dalam program KKN yang tersebar di empat kelurahan.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....