Nilai Tukar Petani Februari 2026 Turun 0,68 Persen
- 03 Mar 2026 09:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong–Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Papua Barat Daya pada Februari 2026 tercatat sebesar 99,62 atau mengalami penurunan 0,68 persen dibandingkan Januari 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat Daya, Ir. Merry, dalam release statistik BPS, 2 Maret 2026, menyampaikan penurunan NTP ini menunjukkan bahwa secara umum kemampuan tukar petani terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi mengalami sedikit penurunan dibanding Januari 2026.
Selain itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 120,05 atau turun 0,80 persen dibanding bulan sebelumnya.
“Indeks Konsumsi Rumah Tangga juga mengalami penurunan sebesar 0,80 persen menjadi 120,05. Ini menggambarkan adanya penurunan pada pengeluaran konsumsi rumah tangga petani,” jelasnya.
Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) pada Januari 2026 tercatat sebesar 105,39 atau turun 1,32 persen dibanding bulan sebelumnya.
“NTUP Januari 2026 sebesar 105,39 atau mengalami penurunan 1,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa secara umum usaha rumah tangga pertanian juga mengalami tekanan,” tambah Merry.
Dalam lingkup regional Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Papua Barat Daya menempati peringkat ke-11 dari 14 provinsi berdasarkan capaian NTP Februari 2026.
“Di wilayah Sulampua, Papua Barat Daya berada di peringkat ke-11 dari 14 provinsi. Ini menjadi perhatian bersama agar kinerja sektor pertanian dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.
Merry berharap data ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung kesejahteraan petani di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....