Wakil Bupati Raja Ampat Kukuhkan Pengurus Kamar Adat Pengusaha Papua

  • 24 Feb 2026 13:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Waisai - Wakil Bupati Raja Ampat melantik dan mengukuhkan Badan Pengurus Daerah Kamar Adat Pengusaha Papua (KAP) Kabupaten Raja Ampat periode 2026-2031 di Aula Dinas Pendidikan, Distrik Kota Waisai, Selasa, 24 Februari 2026. Pengurus KAPP Raja Ampat yang dilantik adalah Ketua Ita Oktavina Mambrasar, Wakil Ketua I Herry Mirino, Wakil Ketua II Yakobus Umpes, Wakil Ketua III Trikel Mouw, Wakil Ketua IV Ari Boas Gedy, Sekretaris Abdul Wahid Tamima, Bendahara Deny Alberto, dan Direktur Eksekutif Sekretariat Marinus Wiran.

Usai dikukuhkan, Ketua KAPP Raja Ampat Ita Oktavina Mambrasar mengatakan kehadiran Kamar Adat Pengusaha Papua diharapkan mampu menjadikan pengusaha asli Papua menjadi tua rumah di negeri sendiri, bukan hanya sebagai penonton di tengah pesatnya pembangunan dan pariwisata. KAPP akan fokus pada tiga pilar utama yang menjadi program organisasi, yaitu pemberdayaan yang terukur, kemandirian, dan sinergi berkelajutan.

Ita Oktavina menerangkan bahwa KAPP akan memberikan pendampingan teknis dan akses modal kepada pengusaha papua agar memilki daya saing sehingga bisa mandiri. "Pihaknya juga akan mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda dari Suku Betew, Wardo, Usba, Maya, dan Klanafat yang mandiri secara finansial," katanya.

KAPP, kata dia, bukan kompetitor pemerintah tapi mitra startegis dalam menyeimbangkan nilai adat dan kemajuan ekonomi. Kamar Adat Pengusaha Papua akan memastikan bahwa pemerintah daerah membuat regulasi dan kebijakan yang berpihak kepada pengusaha orang asli Papua atau OAP.

Ita mengaku siap bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam memajukan perekonomian daerah. "KAPP sangat membutuhkan dukungan dan kebijakan agar pengusaha Papua semakin bertumbuh," ujar Ita.

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Badan Pengurus KAPP Kabupaten Raja Ampat yang baru saja resmi dilantik. Amanah yang diemban tidak semata-mata sebagai pengurus organisasi, melainkan sebagai ujung tombak perjuangan pemberdayaan ekonomi Orang Asli Papua di kabupaten seribu pulau ini.

Raja Ampat, kata Mansyur, adalah daerah dengan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. "Namun, kekayaan alam yang melimpah ini hanya akan bermakna apabila orang asli Papua mampu hadir sebagai pelaku ekonomi yang aktif, berdaya, dan kompetitif di daerahnya sendiri," kata Wabup.

Menurut Wakil Bupati, KAPP menjadi wadah konsolidasi, sinergi, dan advokasi bagi para pengusaha Papua di Raja Ampat agar semakin kuat, mandiri, dan mampu bersaing. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi, mendukung, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi KAPP untuk berperan aktif dalam ekosistem perekonomian daerah dan keterlibatan dalam program-program pembangunan kabupaten.

Pelantikan KAPP Raja Ampat juga dihadiri Ketua Pokja Adat MRP Papua Barat Daya Mesak Mambraku, Ketua Dewan Adat Betew Kafdarun Yance Mambrasar, Ketua KAPP Papua Barat Daya Thomas Jefferzon Baru, serta sejumlah pimpinan OPD.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....