BKPRMI Tekankan Peran Keluarga Cegah Narkoba pada Remaja
- 21 Feb 2026 17:45 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - BKPRMI di Papua Barat Daya menegaskan pentingnya peran keluarga dan pendidikan keagamaan dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba, khususnya di Kota Sorong yang menjadi salah satu pintu gerbang wilayah timur Indonesia.
Ketua Umum BKPRMI Papua Barat Daya, M. Rustam Rumatiga, mengatakan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif oleh pemerintah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan. “Daya rusak narkoba ini sangat dahsyat. Hampir setiap hari kita melihat kasus narkoba di media. Ini membutuhkan penanganan serius dan dukungan semua pihak,” ujarnya dalam dialog di RRI Pro 2 Sorong, Kamis, 19 Februari 2026.
Menurut Rustam, faktor lingkungan menjadi penyebab utama remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Pergaulan yang tidak terkontrol serta pengaruh teknologi digital yang semakin pesat membuat generasi muda rentan terhadap pengaruh negatif. Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membangun benteng moral anak. Penanaman nilai-nilai spiritual dan pembentukan akhlak sejak dini dinilai menjadi fondasi utama dalam pencegahan.
Sebagai bentuk komitmen, BKPRMI secara konsisten memasukkan program pencegahan narkotika dalam setiap kegiatan organisasi. Kegiatan tersebut berbasis masjid dan pendidikan keagamaan, seperti pesantren kilat, perkemahan remaja masjid, serta pembinaan rutin selama bulan Ramadan. “Kami menciptakan kegiatan-kegiatan positif agar remaja tidak terpengaruh dunia luar yang negatif. Dengan siapa mereka bergaul, itu sangat menentukan,” jelasnya.
Rustam juga menegaskan bahwa pendekatan kepada generasi muda harus dilakukan secara kekinian. Menurutnya, dakwah dan edukasi tidak selalu harus dilakukan di masjid, tetapi juga bisa melalui ruang-ruang terbuka dan tempat nongkrong anak muda. “Kita harus menyesuaikan dengan zaman. Kalau mereka suka nongkrong di kafe, kita datangi dan ajak diskusi di sana. Tidak bisa langsung memaksa mereka ikut kegiatan,” tambahnya.
BKPRMI Papua Barat Daya berharap adanya dukungan lebih kuat dari pemerintah daerah agar program pencegahan narkoba dapat berjalan maksimal, mengingat keterbatasan organisasi yang bersifat mandiri. “Pemuda adalah masa depan bangsa. Kewajiban kita mendidik, mengayomi, dan menjaga mereka agar tidak terjerumus dalam narkoba,” tutup Rustam. (grace)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....