Plt. Kaban Kesbangpol PBD, Wacanakan Apel Kebangsaan Pemuda
- 15 Feb 2026 15:50 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Barat Daya, George Japsenang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pembinaan generasi muda sebagai langkah awal dalam masa jabatannya.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kesadaran kebangsaan di wilayah Papua Barat Daya yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
George Japsenang mengungkapkan, sejak dua hari menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas, ia dan jajaran telah mengidentifikasi sejumlah agenda prioritas lintas bidang. Selain program rutin yang selama ini berjalan, ia mengaku memiliki mimpi besar untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah tersebut.
“Saya baru saja menjabat sebagai Pelaksana tugas dan melihat ada beberapa agenda dari setiap bidang, tetapi ada sejumlah hal yang menjadi mimpi saya untuk kita laksanakan ke depan,” ujarnya.
Salah satu gagasan utama yang ingin diwujudkan adalah pelaksanaan apel kebangsaan yang melibatkan seluruh elemen pemuda. Program ini direncanakan menghimpun pemuda gereja, pemuda masjid, serta organisasi kepemudaan (OKP) untuk bersama-sama mengikuti pembinaan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal Papua.
George menilai, kegiatan tersebut penting untuk memperkuat persatuan generasi muda sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter. Menurutnya, kegiatan apel kebangsaan tidak dirancang sebagai kegiatan rutin bulanan, melainkan kegiatan berskala besar yang kemungkinan dilaksanakan satu atau dua tahun sekali karena melibatkan peserta dalam jumlah besar dari berbagai daerah.
Sasaran utama pembinaan Jelas George bahwa pemuda dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang putus sekolah, menganggur, terpapar narkoba, hingga yang sering terlibat gangguan ketertiban lingkungan. Ia menilai negara harus hadir untuk memberikan pembinaan dan perlindungan agar mereka dapat menjadi generasi yang produktif.
“Tugas dan tanggung jawab negara adalah melakukan intervensi untuk membela mereka, membina mereka supaya menjadi orang-orang yang berguna bagi tanah Papua. Itu mimpi saya,” tegasnya.
Selain program tersebut, ia memastikan kegiatan rutin Kesbangpol tetap berjalan. Namun, ia berharap ke depan ada inovasi yang mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya, khususnya dalam memperkuat persatuan, stabilitas sosial, dan rasa kebangsaan di kalangan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....