Dinas Kesehatan Sorong Selatan Mencatat 120 Kasus Kusta
- 11 Feb 2026 13:10 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan : Kusta adalah penyakit infeksi bakteri kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium Leprae yang menyerang jaringan kulit. Kusta dapat menybabkan kerusakan permanen pada kulit jika tidak diobati secara cepat dan tepat.
Penanggungjawab Program Kusta dan Frambosia, Florence Onim dalam dialog Teminabuan Menyapa beberapa waktu lalu mengatakan Kabupaten Sorong Selatan termasuk penyumbang penyakit kusta untuk Provinsi Papua Barat Daya pada urutan ketiga. Jumlah Kasus dari tahun 2023 sampai 2025 mencapai 120 kasus. Diantara 120 kasus tersebut ada jumlah kasus anak mencapai 10 kasus.
“Di Kabupaten Sorong Selatan kita termasuk penyumbang untuk Provinsi Papua Barat Daya diurutan ketiga dari kota Sorong, Raja Ampat dan Sorong Selatan. Jumlah kasus tiga tahun terakhir dari tahun 2023 sampai 2025 itu 120 kasus baru. Diantara 120 kasus itu ada 10 kasus anak. Kemudian yang sudah tuntas pengobatan selama tiga tahun terakhir 80 penderita sedangkan 40 dari itu dropout. Masalah yang sering terjadi saat dropout yaitu sudah terjadi reaksi, kadang masyarakat takut untuk kembali berobat.”Ucapnya
Florence juga menjelaskan ada 2 tipe kusta yaitu kusta kering dan kusta basah. Selain itu masa inkubasi dan masa pengobatan dengan rentang waktu yang berbeda-beda.
“Berbicara tentang kusta, kusta ada 2 yang pertama disebut sebagai kusta basah dan kedua kusta kering. Bahasa medisnya Mycrobacterium Leprae yang menyebabkan Pausibasiler atau Kusta Keirng dan Mutlibasiler atau Kusta Basah. Untuk Kusta Kering pengobatannya selama 6 bulan sedangkan kusta basah pengobatannya 12 bulan bahkan 18 bulan. Sedangkan masa inkubasi kusta itu 1 sampai 5 tahun.” Ujarnya
Kusta adalah penyakit infeksi medis dan bukan kutukan. Kusta dapat disembuhkan dengan pengobatan antibiotik maka penting untuk mendapatkan bantuan medis secara cepat dan tepat bila mengalami gejala-gejalanya.
Kenali gejalanya dan sesegera mungkin untuk melakukan pemeriksaan difasilitas kesehatan terdekat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....