Rusun Pemprov 44 Unit Siap Dihuni ASN Bujangan

  • 09 Feb 2026 12:42 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memastikan rumah susun (rusun) yang dibangun di kawasan pusat pemerintahan provinsi siap digunakan sebagai hunian aparatur sipil negara (ASN), khususnya ASN yang belum berkeluarga. Bangunan rusun tersebut diketahui memiliki 44 unit hunian dan telah selesai dibangun beserta fasilitas pendukungnya.

Hal ini disampaikan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu usai meninjau langsung pembangunan rusun yang berlokasi di komplek perkantor Pemprov Papua Barat Daya di kawasan Kilo 16 Kota Sorong, Senin 9 Februari 2026.

Elisa Kambu mengapresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan rusun tersebut. Ia menilai pembangunan ini sangat membantu pemerintah provinsi sebagai daerah otonomi baru (DOB). 

“Yang pertama, terima kasih untuk pemerintah pusat, Bapak Presiden yang memberikan bantuan rumah susun untuk pemerintah provinsi Papua Barat Daya. Satu paket dengan pembangunan kantor-kantor pemerintahan di pusat pemerintahan provinsi. Ini karena DOB,”ujarnya.

Lanjut Elisa,  kunjungan pemerintah provinsi dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan benar-benar selesai sesuai kontrak, termasuk kelengkapan fasilitas di dalamnya. 

“Kunjungan kita hari ini adalah ingin memastikan bahwa bangunan ini benar-benar selesai sesuai dengan kontraknya, termasuk mebelernya juga sesuai dengan kontraknya,”katanya.

Menurutnya, setelah proses penandatanganan berita acara serah terima dari Kementerian Perumahan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dilakukan, maka pengelolaan bangunan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. 

“Kalau ini sudah diserahkan, maka tanggung jawab sepenuhnya untuk pengelolaan selanjutnya adalah kewajiban pemerintah provinsi Papua Barat Daya. Karena ini bangunan sudah selesai, fasilitas semua sudah ada,” jelasnya.

Elisa menambahkan, rusun tersebut akan segera ditempati ASN Pemprov Papua Barat Daya setelah proses administrasi selesai. Setiap unitnya bisa diisi oleh 3 orang pegawai bujangan.

“Kami akan menindaklanjuti itu dengan menempatkan pegawai pada lingkup pemerintah provinsi Papua Barat Daya pada bangunan ini,”tambahnya.

Gubernur juga memastikan fasilitas dasar di dalam hunian telah tersedia dan siap digunakan. 

“Kalau tadi sudah dilihat sendiri, mebelernya ada tempat tidur, ada kasur, ada lemari. Itu kira-kira yang dasar,”pungkasnya.

Peresmian rusun direncanakan akan dirangkaikan dengan peresmian fasilitas pemerintahan lain di kawasan pusat pemerintahan provinsi, dengan kemungkinan menghadirkan Presiden atau Wakil Presiden. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....