Ketua Komisi Kepemudaan KWI Dorong Peran Aktif OMK
- 26 Jan 2026 10:38 WIB
- Sorong
RRI..CO.ID - SORONG : Ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Maximus Regus, menekankan pentingnya menempatkan Orang Muda Katolik (OMK) sebagai subjek atau penggerak utama dalam dinamika Gereja. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Temu Pastores (TePas) Keuskupan Manokwari-Sorong 2026 yang berlangsung di Sorong, 20-23 Januari 2026.
Mengusung tema "Menghayati Peran OMK dalam Dinamika Menggereja Sinodal", Mgr. Maximus Regus menegaskan bahwa semangat sinodalitas—yaitu berjalan bersama—hanya bisa terwujud jika Gereja memberikan ruang seluas-luasnya bagi kaum muda untuk terlibat aktif, bukan sekadar menjadi pendengar.
"Orang muda bukan lagi masa depan Gereja yang ditunggu nanti, tapi mereka adalah masa kini Gereja. Dalam semangat sinodal, kita harus mendengarkan suara mereka, kreativitas mereka, dan kegelisahan mereka sebagai bagian dari pengambilan keputusan pastoral," ujar Mgr. Maximus Regus saat memberikan materi kepada para imam dan perwakilan umat.
Uskup yang dikenal dekat dengan kaum milenial ini juga menambahkan bahwa tantangan di Tanah Papua memiliki keunikan tersendiri. Oleh karena itu, sinergi antara para pastor (pastores) dengan OMK harus dibangun di atas dasar rasa saling percaya dan keterbukaan.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut, mantan Ketua Komisi Kepemudaan KWI, Mgr. Pius Riana Prapdi, serta Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan KWI, Romo Kristiadi. Kehadiran para tokoh nasional ini memberikan bobot strategis bagi Keuskupan Manokwari-Sorong dalam menyusun peta jalan pelayanan kepemudaan yang lebih relevan dan adaptif.
Kegiatan TePas 2026 ini diikuti oleh puluhan imam yang berkarya di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, perwakilan OMK dari berbagai paroki, serta petugas Gereja. Melalui dialog intensif ini, diharapkan para pelayan umat dapat membawa pulang semangat baru untuk mendampingi OMK di tempat tugas masing-masing.
Pertemuan yang berlangsung selama empat hari ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan paroki sebagai rumah yang ramah dan inklusif bagi kaum muda dalam mengembangkan iman dan peran sosial mereka di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....