Atlet PASI Kabupaten Sorong Dekati Limit PON, Fasilitas Latihan Jadi Perhatian

  • 13 Sep 2026 15:50 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sorong terus memacu pembinaan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pra-PON. Sejumlah atlet yang dipersiapkan bahkan mulai menunjukkan perkembangan prestasi yang menjanjikan, dengan salah satunya disebut telah mendekati limit PON.

Pelatih PASI Kabupaten Sorong, Yutha Kalaibin, mengatakan saat ini terdapat sekitar delapan atlet yang menjalani latihan intensif untuk menghadapi berbagai kejuaraan mendatang.

“Kami punya program dan target sendiri, termasuk target untuk bisa masuk PON. Sejauh ini hasil yang diperoleh atlet cukup luar biasa. Salah satu atlet kami bahkan sudah mendekati limit PON,” kata Yutha dalam pertemuan pengurus dan anggota PASI Kabupaten Sorong, Sabtu 12 September 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, itu menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus pemantapan persiapan atlet menuju ajang nasional.

Yutha menjelaskan, atlet yang dibina dipersiapkan untuk turun pada sejumlah nomor lari, mulai dari 200 meter, 400 meter, 1.500 meter, 3.000 meter steeplechase, 5.000 meter hingga 10.000 meter.

Program latihan dan target pembinaan telah disusun untuk meningkatkan kemampuan atlet menghadapi persaingan di tingkat nasional. Selain atlet yang berlatih di Sorong, terdapat empat atlet yang menjalani pembinaan secara mandiri di Jakarta.

Keempat atlet tersebut dipersiapkan mengikuti Kejurnas dan Pra-PON. Menurut Yutha, pembinaan yang berjalan menunjukkan hasil positif, namun masih membutuhkan dukungan lebih besar, khususnya dalam penyediaan fasilitas latihan.

Ia berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten memberikan perhatian terhadap perkembangan atletik di Kabupaten Sorong. Dukungan fasilitas dinilai penting untuk menunjang program latihan dan meningkatkan peluang atlet menembus limit PON.

Sementara itu, Ketua PASI Kabupaten Sorong, Mamberob Y. Rumakiek, mengatakan pihaknya terus melakukan konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet sejak dipercaya melanjutkan kepemimpinan almarhum Cliff Japsenang melalui mekanisme pergantian antarwaktu untuk periode kepengurusan 2022–2027.

Menurut Mamberob, atlet PASI Kabupaten Sorong sebelumnya telah mengikuti sejumlah kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional, termasuk Kejurnas di Jakarta dan Semarang.

“Kami kembali mengonsolidasikan pengurus dan mempersiapkan atlet untuk mengikuti berbagai event, termasuk Pra-PON bersama PASI Provinsi Papua Barat Daya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PASI Kabupaten Sorong diminta menyiapkan atlet untuk bergabung dan mewakili Papua Barat Daya dalam ajang Pra-PON yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Sebagai bagian dari persiapan, PASI Kabupaten Sorong juga merencanakan kegiatan lomba atletik bekerja sama dengan DPD RI dalam rangka memperingati HUT DPD RI pada 1 Oktober 2026.

Salah satu nomor yang akan dilombakan adalah lari. Pelaksanaan teknis kegiatan akan ditangani PASI Kabupaten Sorong bersama pihak DPD RI.

Mamberob berharap lomba tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT DPD RI, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang uji coba bagi atlet sebelum menghadapi Pra-PON.

“Event lari ini sekaligus menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi Pra-PON,” katanya.

Dengan program pembinaan yang terus berjalan, PASI Kabupaten Sorong menargetkan atlet-atletnya mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi kontingen Papua Barat Daya pada ajang Pra-PON hingga peluang tampil di PON mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....