Peta Jalan Penerapan kebijakan Pendidikan Jarak Jauh
- 20 Jul 2025 19:01 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong: Saat ini, pemerintah, lanjut Tatang, tengah menyiapkan peta jalan penerapan kebijakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sebagai salah satu solusi masa depan mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua dengan memberikan akses seluas-luasnya bagi anak usia sekolah. Peta jalan ini akan merangkum tahapan demi tahapan terkait implementasi PJJ.
Sebagai tahap awal, pemerintah sedang mempersiapkan dan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung PJJ. Pemerintah juga melakukan pemutakhiran kebijakan dan regulasi untuk mendukung implementasi PJJ serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang PJJ.
"Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan uji terap PJJ di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK)," Dirjen Tatang menambahkan dalam siaran pers yang diterima RRI Sorong, Minggu (20/7/2025).
Menurut Tatang, SIKK dipilih untuk uji terap PJJ ini karena menjadi salah satu Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dengan jumlah murid terbesar dibanding 12 SILN lainnya. SIKK juga memiliki jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Selain itu, SIKK juga merupakan sekolah induk bagi 225 Community Learning Center (CLC) dengan jumlah siswa mencapai belasan ribu siswa. Baik yang berada di dalam ladang maupun di luar ladang.
“Para siswa CLC ini merupakan anak pekerja migran Indonesia, seperti buruh ladang sawit, perkebunan, buruh bangunan, asisten rumah tangga, dan sebagainya," ujar Tatang.
CLC sendiri merupakan lembaga pendidikan yang dibentuk atas dasar prakarsa dari, oleh dan untuk masyarakat setempat, khususnya perusahaan perkebunan sawit, juga masyarakat lokal setempat di Sabah-Sarawak serta didukung dan dibina oleh Pemerintah Indonesia.
Menurut Tatang, saat ini banyak anak PMI yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena berbagai alasan, mulai dari terbatasnya daya tampung SMA/SMK di SIKK, hingga tidak memiliki dokumen izin tinggal serta akses yang terlalu jauh ke SIKK.
“Kami berharap strategi pendidikan jarak jauh ini dapat membantu anak-anak kita yang ada di CLC ini dan mendorong anak putus sekolah untuk mengikuti pendidikan jarak jauh,” kata Tatang.
Kolaborasi Direktorat PKPLK dengan Satuan Pendidikan Terapkan PJJ Terus Ditingkatkan
Sementara itu, Direktur PKPLK, Saryadi, menyampaikan bahwa pasca-uji terap PJJ yang dilakukan di SIKK, rencananya PJJ secara bertahap akan direplikasi untuk sekolah-sekolah lainnya, terutama pada daerah 3T.
Model PJJ jenjang menengah yang dikembangkan ini akan dilakukan dengan blended learning system. Terkait uji terap PJJ melalui SMA Terbuka Jarak Jauh di SIKK, Direktorat PKPLK akan bekerja sama dengan SMAN 2 Padalarang sebagai pendamping pembelajaran serta pengembangan modul adaptif serta dukungan teknis dan mentoring.
“Kami juga bekerja sama dengan universitas terbuka untuk penjaminan mutu sistem PJJ serta supervisi, dan Seamolec untuk pengembangan teknologi PJJ dan peningkatan kapasitas guru,” ujar Saryadi.
Afifah Amro Amatulloh, salah satu alumnus SMA Terbuka merasakan banyak manfaat dari Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di SMAN 2 Padalarang. Fleksibilitas waktu belajar membuat Afifah memiliki banyak waktu untuk mengembangkan potensi diri serta berbagai aktivitas positif lainnya.
“Pendidikan Jarak Jauh bisa mendukung seluruh anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dengan berbagai latar belakang kondisi mereka,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....