El Niño 2026: Tips Sehat Hadapi Kemarau Panjang hingga Oktober
- 11 Agt 2026 13:46 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Fenomena El Niño memicu musim kemarau panjang di berbagai wilayah Indonesia sejak akhir Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dampak kekeringan dan cuaca panas terik ini masih akan berlangsung hingga Oktober 2026.
Kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan suhu tinggi, kelembapan rendah, serta peningkatan debu dan polusi udara berisiko memicu berbagai masalah kesehatan, seperti dehidrasi, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), iritasi mata, hingga keluhan pencernaan.
Untuk mengantisipasi dampak buruk tersebut, masyarakat diimbau untuk menjalankan beberapa langkah pencegahan ekstra selama musim kemarau berlangsung:
1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Suhu udara yang terik mempercepat penguapan cairan tubuh melalui keringat. Pastikan meminum air putih minimal 2 hingga 2,5 liter per hari tanpa menunggu rasa haus datang. Hindari konsumsi minuman berkafein atau tinggi gula secara berlebihan karena berpotensi memicu efek dehidrasi.
2. Gunakan Masker dan Pelindung Saat Beraktivitas di Luar
Kemarau panjang meningkatkan volume debu dan partikel polusi di udara. Gunakan masker saat berada di luar ruangan untuk melindungi saluran pernapasan dari risiko ISPA. Gunakan pula kacamata hitam, topi, serta tabir surya (sunscreen) dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dan mata dari paparan sinar UV.
3. Jaga Kebersihan Makanan dan Sumber Air
Kelangkaan air bersih kerap terjadi saat puncak kemarau, yang dapat memicu perkembangbiakan bakteri pada makanan atau air konsumsi. Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan mengonsumsi air yang telah dimasak hingga mendidih sempurna untuk mencegah penyakit pencernaan seperti diare dan tifus.
4. Tingkatkan Imunitas dengan Nutrisi Seimbang
Perbanyak konsumsi buah-buahan yang kaya kandungan air dan vitamin, seperti semangka, jeruk, dan melon, serta sayuran segar. Asupan vitamin C dan antioksidan tambahan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tumbang di tengah cuaca ekstrem.
5. Atur Suhu Ruangan dan Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari
Sebisa mungkin kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, saat radiasi UV berada pada puncaknya. Jika harus berada di dalam ruangan ber-AC, gunakan pelembap udara (humidifier) atau wadah berisi air agar saluran pernapasan dan kulit tidak kering.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....