Mitos atau Fakta? Jeruk Dicampur Kecap Bisa Mengurangi Batuk Berdahak
- 20 Jul 2026 08:24 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Batuk berdahak merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan lendir, kuman, dan partikel asing dari saluran pernapasan. Di Indonesia, salah satu pengobatan rumahan yang cukup populer adalah mencampurkan air jeruk dengan kecap manis. Banyak orang percaya ramuan sederhana ini mampu meredakan batuk berdahak. Namun, benarkah demikian?
Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang kuat yang menunjukkan bahwa campuran jeruk dan kecap secara langsung dapat menyembuhkan atau mengurangi batuk berdahak. Jeruk mengandung vitamin C yang berperan dalam menjaga fungsi sistem imun. Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi vitamin C tidak secara signifikan mengobati batuk yang sedang berlangsung. Vitamin C lebih berperan dalam mendukung daya tahan tubuh secara umum. Sementara itu, kecap manis tidak memiliki kandungan yang diketahui dapat mengencerkan dahak atau mengatasi infeksi saluran pernapasan. Rasa manisnya mungkin memberikan sensasi nyaman di tenggorokan untuk sementara, tetapi bukan berarti mampu mengobati penyebab batuk.
Ada beberapa alasan mengapa sebagian orang merasa lebih baik setelah mengonsumsi campuran jeruk dan kecap, antara lain tenggorokan terasa lebih lembap sehingga iritasi berkurang, batuk akibat infeksi virus ringan memang umumnya akan membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari dan efek psikologis atau placebo, yaitu keyakinan bahwa suatu pengobatan akan membantu sehingga gejala terasa lebih ringan.
Apabila mengalami batuk berdahak, beberapa langkah ini lebih dianjurkan, minum air putih yang cukup agar dahak lebih encer dan mudah dikeluarkan, istirahat yang cukup untuk membantu proses pemulihan, menghirup uap hangat apabila hidung tersumbat atau tenggorokan terasa kering, menghindari asap rokok dan polusi udara yang dapat memperparah iritasi saluran napas dan bila diperlukan, gunakan obat batuk atau pengencer dahak sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Segera periksakan diri ke dokter apabila batuk berdahak disertai dengan demam tinggi yang tidak kunjung turun, sesak napas, batuk berlangsung lebih dari tiga minggu, dahak bercampur darah dan nyeri dada atau kondisi tubuh semakin memburuk. Gejala tersebut dapat mengindikasikan adanya infeksi atau penyakit yang memerlukan penanganan medis.
Mitos atau fakta? Jawabannya adalah lebih cenderung mitos. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa campuran jeruk dan kecap efektif mengurangi batuk berdahak. Meski umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, ramuan ini sebaiknya tidak dijadikan pengobatan utama, terutama jika batuk berlangsung lama atau disertai gejala yang mengkhawatirkan. Menjaga tubuh tetap terhidrasi, beristirahat, dan mendapatkan penanganan medis bila diperlukan merupakan langkah yang lebih efektif untuk membantu proses penyembuhan.
(Grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....