IBI Cabang Sorong Selatan Catat Angka Kematian Ibu dan Anak Mengalami Penurunan
- 24 Jun 2026 17:55 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sorong Selatan, Papua Barat Daya mencatat terjadi penurunan angka kematian pada ibu dan anak sejak tahun 2024 hingga 2026. Hal itu disampaikan Ketua IBI Cabang Sorong Selatan, Anita Ariance Howay dalam perayaan HUT IBI ke-75 tahun dan HUT IBI Sorong Selatan ke-7 tahun di aula hotel Mratuwa Sesna, Teminabuan, Rabu 24 Juni 2026.
Anita Howay menjelaskan, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, Bidan telah melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan pengabdian ditengah-tengah masyarakat. Langkah itu sebagai bentuk meminimalisir angka kematian pada ibu dan anak.
"Tahun 2024 tugas pelayanan Bidan yang tersebar di Sorong Selatan, di 120 kampung dan 2 kelurahan di 15 distrik, 18 puskesmas dengan pelayanan yang sangat kuat sehingga angka kematian ibu di tahun 2024 berapa pada angka 0 itupun juga sebab kematian bukan sebab Kebidanan tetapi ada penyakit penyerta lainnya," kata Anita Ariance Howay
Sementara tahun 2025 kata Anita, angka kematian ibu berjumlah 1 orang pada bulan Desember lalu. Hal itu disebabkan emboli air ketuban, meskipun telah melakukan penanganan yang maksimal namun ibu tersebut tidak dapat diselamatkan. Selain itu di tahun 2026 hingga memasuki bulan Juni angka kematian ibu nihil.
"Sementara angka kematian bayi untuk 2024 berada diangka 23, dengan catatan anak lahir sudah meninggal 8, kemudian berumur 0 sampai 28 hari ada 8, kemudian umur 1 sampai 5 tahun berapa diangka 7," ujarnya
Selain itu, peningkatan sumber daya manusia (SDM) khusus Bidan berjumlah 224 yang tersebar di 121 kampung dan 2 kelurahan di Sorong Selatan. Peningkatan pendidikan yang diperoleh paling banyak untuk Diploma III, sementara S1 dan D4 kebidanan hanya 44 Bidan. Sehubungan dengan itu IBI berharap kepada pemerintah daerah agar memberikan dukungan guna meningkatkan kapasitas Bidan di Sorong Selatan.
"Mari kita jadikan momentum peringatan HUT IBI ke-75 dan cabang Sorong Selatan ke-7 tahun sebagai semangat baru untuk terus berkarya, mengabdi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa lebih khusus di negeri 1001 sungai tercinta," katanya
Sementara itu Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak mengatakan, masih banyak Bidan yang bertugas di luar kota Teminabuan belum melaksanakan tugas secara maksimal, hal itu berdampak pada pelayanan kesehatan diwilayah kampung. Persoalan itu harus mendapatkan atensi pengurus IBI, Kepala Dinas Kesehatan bahkan Sekda Sorong Selatan dengan melakukan monitoring.
"Lakukan monitoring untuk bidan-bidan yang yang ada di kampung-kampung, rata-rata mereka tidak melaksanakan tugas secara profesional itu laporan dari masyarakat. Apalagi yang ada diwilayah Imekko hampir tidak melaksanakan tugas dengan baik, bagaimana kita mau menyiapkan anak-anak kita menghadapi Indonesia emas 2045," kata Bupati
Bupati menyampaikan, Bidan juga akan mendapatkan kesempatan untuk peningkatan karir melalui pengembangan SDM yang akan dilakukan secara bertahap dengan pendataan oleh Dinas Kesehatan Sorong Selatan. Pada momentum HUT IBI diharapkan kedepan pelayanan yang diberikan oleh Bidan semakin maksimal hingga ke wilayah pelosok.
"Yang menduduki jabatan eselon minimal harus S1 tidak bisa D3. Ini jadi perhatian Sekda dan Kepala Dinas Kesehatan untuk dicek, didata secara baik yang belum mendapatkan kesempatan untuk pendidikan kita harus berikan kesempatan untuk mereka," ucapnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....