Bahaya Kecap Manis Berlebihan terhadap Tekanan Darah
- 22 Jun 2026 07:08 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong- Kecap manis merupakan salah satu bumbu favorit dalam berbagai makanan khas Indonesia seperti soto, penyetan, gudeg, dan makanan bacem. Rasanya yang manis dan gurih membuat banyak orang menggunakannya dalam jumlah banyak tanpa disadari. Namun, melalui edukasi kesehatan, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap kandungan natrium dalam kecap manis.
Edukasi ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin melalui akun TikTok resminya @Budi Gunadi Sadikin, yang secara rutin membagikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
Dalam penjelasannya, kecap manis ternyata mengandung natrium yang cukup tinggi. Satu sendok makan kecap mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium. Sementara itu, batas konsumsi natrium harian yang direkomendasikan oleh WHO adalah sekitar 2000 miligram per hari. Artinya, jika seseorang mengonsumsi kecap secara berlebihan dalam satu hari, kebutuhan natrium dapat dengan cepat terlampaui tanpa disadari.
Edukasi ini menekankan bahwa yang perlu diwaspadai bukan hanya rasa manisnya, tetapi kandungan natrium yang tinggi. Konsumsi natrium berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Jika tekanan darah terus meningkat secara perlahan, maka risiko penyakit serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan pembuluh darah juga ikut meningkat. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mulai lebih bijak dalam menggunakan bumbu makanan sehari-hari, termasuk kecap manis.
Dalam video edukasi di akun TikTok @Budi Gunadi Sadikin, juga disampaikan bahwa banyak orang tidak menyadari seberapa banyak kecap yang digunakan dalam makanan seperti soto, gudeg, atau penyetan. Kebiasaan kecil ini jika dilakukan terus-menerus dapat berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang.
Oleh karena itu, mengurangi penggunaan kecap secara berlebihan, memperhatikan asupan natrium, serta menjaga pola makan seimbang menjadi langkah penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat lebih sadar bahwa kesehatan sangat dipengaruhi oleh kebiasaan makan sehari-hari.
Dengan memahami pesan ini, diharapkan masyarakat tetap dapat menikmati makanan khas Indonesia, namun dengan cara yang lebih sehat dan bijak demi menjaga kesehatan jangka panjang.
(Grace)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....