Efek Gula Darah Tinggi pada Organ Tubuh

  • 25 Mei 2026 05:53 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Lonjakan kadar gula darah atau hiperglisemia sering kali tidak disadari, padahal kondisi ini memicu krisis energi serius di dalam tubuh. Ketika tubuh kekurangan atau tidak merespons insulin dengan baik, gula (glukosa) yang seharusnya menjadi bahan bakar sel justru terjebak dan menumpuk di aliran darah.

Berikut adalah respons cepat tubuh saat kadar gula darah sedang tinggi:

Sering Kencing dan Haus Ringan: Ginjal terpaksa bekerja ekstrem untuk membuang kelebihan gula melalui urine. Sifat gula yang menarik air membuat tubuh sering buang air kecil, yang kemudian memicu rasa haus luar biasa akibat dehidrasi.

Tubuh Lemas dan Cepat Lapar: Karena gula terjebak di aliran darah dan gagal masuk ke dalam sel, organ tubuh pun "kelaparan". Efeknya, tubuh menjadi cepat letih dan terus-menerus mengirimkan sinyal lapar.

Darah Mengental: Konsistensi darah yang memekat membuat jantung bekerja lebih keras memompa darah, sehingga sering memicu pusing atau sakit kepala.

Pandangan Kabur: Kadar gula tinggi menarik cairan dari jaringan tubuh, termasuk lensa mata. Lensa mata yang membengkak membuat pandangan menjadi buram seketika.

Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala-gejala ini. Jika dibiarkan jangka panjang, hiperglisemia dapat merusak pembuluh darah dan memicu komplikasi serius seperti kerusakan saraf, luka sulit sembuh, hingga penyakit jantung. Segera lakukan pemeriksaan medis secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....