Sering Ngorok saat Tidur Itu Bukan Tanda Tidur Nyenyak

  • 23 Apr 2026 10:12 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Jika anda atau orang terdekat anda sering tidur ngorok atau mendengkur itu bukan tidurnya nyenyak tapi tanda awal terjadinya stroke. Kita pasti pernah lihat orang yang tidurnya itu sampai mendengkur keras lalu tiba – tiba suaranya hilang seolah berhenti bernafas sebentar, kemudian terbangun dengan suara tersedak.

Dalam unggahan di media sosial, dr. Erta P.W. SpJP, FIHA, menjelaskan kebiasaan yang salah, kita sering menganggap orang yang tidurnya ngorok itu pertanda tidurnya nyenyak karena kelelahan bekerja, padahal pada kaca mata medis mendengkur keras yang disertai henti nafas itu adalah kondisi serius yang kita sebut sebagai Obstruktif Sleep Apnea atau OSA.

Erta juga melanjutkan, ngorok itu bukan tanda tidur berkualitas tapi bisa jadi alarm awal penyakit jantung dan stroke. Bayangkan saat anda tidur saluran nafas di tenggorokan mengalami penyempitan atau bahkan tertutup total karena otot – otot yang terlalu rileks atau adanya tumpukan lemak di leher.

Saat saluran itu tertutup oksigen tidak bisa masuk ke paru – paru dan otomatis kadar oksigen dalam darah anda itu anjlok. Jantung anda yang seharusnya istirahat saat malam hari tiba – tiba harus kaget dan memompa darah sekuat tenaga untuk mengirim sisa oksigen yang sedikit itu ke otak, jadi bukannya istirahat malah jantung anda stres berat sepanjang malam tanpa anda sadari.

Kondisi kurang oksigen yang berulang – ulang setiap mala mini memicu pelepasan hormone stres seperti adrenalin yang bikin tekanan darah melonjak tinggi, jadi jangan kaget kalau orang yang punya masalah ngorok parah seringkali punya tensi yang sulit dikontrol meski sudah minum obat.

Menurut data dari American Academy of Sleep Medicine, lebih dari 25 juta orang dewasa di Amerika Serikat menderita OSA, dan banyak yang tidak menyadarinya. Salah satu pakar sleep medicine terkemuka dari University of California San Diego, Dr. Atul Malhotra menyebut bahwa ngorok adalah alarm dini bahwa saluran napas terganggu. Jika tidak ditangani, bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti tekanan darah tinggi dan stroke.

Jika anda punya pasangan yang tidur ngorok segera ajak untuk konsultasi ke dokter. Orang yang punya sleep apnea banyak yang memiliki keluhan sering mengantuk di siang hari, gampang marah atau sulit konsentrasi padahal merasa sudah cukup tidur di malam hari.

Solusinya adalah tetap dengan menurunkan berat badan terutama bagi anda yang punya berat badan yang kurang ideal, bisa juga tidur dengan posisi miring atau bisa menggunakan alat bantu pernafasan khusus seperti continuous positive airway pressure (CPAP) saat tidur jika kondisinya itu sudah sangat berat. Intinya jangan remehkan suara ngorok karena itu adalah cara tubuh anda memberitahu kalau ada sesuatu yang tersumbat di jalur kehidupan anda. Tidur itu seharusnya jadi waktu bagi jantung dan otak untuk memperbaiki diri jadi mari kita pahami tanda ini dan segera mengatasinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....