Kasus Difteri Mulai Ditemukan di Sorong, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
- 14 Apr 2026 07:13 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Masyarakat Kota Sorong diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan adanya temuan kasus penyakit Difteri di wilayah ini. Penyakit infeksi bakteri yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan ini dikenal sangat menular dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong menekankan pentingnya mengenali gejala dini agar pasien segera mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Apa Itu Difteri?
Difteri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Penularannya sangat cepat, biasanya melalui percikan ludah (droplet) saat penderita batuk atau bersin, atau melalui kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi bakteri.
Gejala yang Harus Diwaspadai
Gejala difteri sering kali menyerupai flu biasa pada awalnya, namun ada ciri khas yang sangat spesifik. Berikut adalah gejala yang perlu Anda perhatikan:
Munculnya Selaput Abu-abu: Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
Sakit Tenggorokan hebat: Nyeri saat menelan yang biasanya disertai dengan suara serak.
Pembengkakan Kelenjar Getah Bening: Adanya benjolan atau pembengkakan di bagian leher (sering disebut sebagai bullneck).
Demam dan Menggigil: Suhu tubuh meningkat secara perlahan.
Sesak Napas: Jika selaput terus menebal, penderita akan kesulitan bernapas atau merasa lemas secara ekstrem.
Langkah Pencegahan Utama
Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Kesehatan mengingatkan bahwa cara paling efektif untuk memutus rantai penularan adalah melalui imunisasi.
Lengkapi Imunisasi Anak: Pastikan anak-anak mendapatkan imunisasi DPT sesuai jadwal (usia 2, 3, 4 bulan, serta booster pada usia 18 bulan dan usia sekolah).
Gunakan Masker: Mengingat penularan melalui udara, penggunaan masker di tempat umum sangat dianjurkan.
Jaga Kebersihan Diri: Rajin mencuci tangan dengan sabun dan tidak berbagi alat makan dengan orang lain.
Segera ke Puskesmas: Jika menemukan gejala selaput putih/abu-abu di tenggorokan, segera periksakan diri untuk mendapatkan anti-toksin dan antibiotik.
"Penyakit ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan sumbatan jalan napas hingga kerusakan jantung. Kami meminta orang tua untuk mengecek kembali buku imunisasi anaknya," pungkas pihak Dinas Kesehatan Kota Sorong dalam keterangan resminya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....