Smartphone dan AI Jadi Tantangan Baru, Kreator Sorong Dituntut Semakin Adaptif
- 27 Agt 2026 09:27 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Perkembangan teknologi digital membuat dunia fotografi dan pembuatan konten semakin mudah diakses. Kehadiran smartphone dengan kamera beresolusi tinggi hingga teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang sekaligus tantangan bagi fotografer dan content creator. Fotografer Yasin dan digital content creator Nurdiansyah menilai perkembangan teknologi tidak selalu harus dipandang sebagai ancaman terhadap profesi kreatif. Justru, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Menurut Yasin, kemampuan kamera smartphone saat ini memang semakin berkembang. Namun, hasil fotografi profesional tidak hanya ditentukan oleh perangkat yang digunakan. Pengetahuan mengenai komposisi, pencahayaan, pengaturan kamera, editing dan kemampuan membangun cerita tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya.
Smartphone bahkan dapat menjadi perangkat awal bagi seseorang yang ingin memulai karier di bidang fotografi maupun content creation. Pemula tidak harus langsung membeli kamera profesional dengan harga mahal. Kemampuan dapat dibangun menggunakan perangkat yang sudah dimiliki, kemudian ditingkatkan secara bertahap.
Nurdiansyah menambahkan, smartphone juga memiliki fungsi praktis dalam pekerjaan kreatif. Dalam kegiatan atau acara tertentu, misalnya, kreator dapat menggunakan smartphone untuk mengambil materi behind the scene maupun menghasilkan konten yang dapat segera diedit dan dipublikasikan ketika kegiatan masih berlangsung. Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru, khususnya persaingan di media sosial. Semakin banyak orang yang dapat membuat dan membagikan foto maupun video membuat persaingan antar-kreator semakin terbuka.
Tidak hanya smartphone, kehadiran AI juga menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh fotografer dan content creator. Teknologi AI memungkinkan pengguna menghasilkan dan memodifikasi berbagai bentuk konten secara cepat.
Dalam kondisi tersebut, kreator dituntut memiliki identitas dan karakter karya yang kuat. Kemampuan manusia dalam membangun konsep, memahami kebutuhan klien, berkomunikasi, serta menghasilkan cerita yang autentik menjadi nilai yang sulit digantikan hanya dengan teknologi. Karena itu, fotografer dan content creator di Kota Sorong didorong untuk tidak hanya mengejar peralatan terbaru, tetapi juga terus meningkatkan kemampuan dan memperkuat portofolio.
Media sosial dapat menjadi sarana untuk membangun personal branding. Konsistensi mengunggah karya dan menentukan bidang tertentu yang menjadi ciri khas dapat membantu kreator membangun kepercayaan calon klien. Perkembangan teknologi pada akhirnya bukan hanya menghadirkan persaingan, tetapi juga membuka ruang baru bagi industri kreatif. Bagi fotografer dan content creator, kemampuan beradaptasi dengan teknologi sambil mempertahankan kreativitas dan karakter personal menjadi salah satu kunci untuk tetap bertahan di era digital.
(Grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....