Hubungan Kecanduan Pornografi dengan Kontrol Emosi
- 08 Jun 2026 08:34 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Pornografi mungkin tidak membunuhmu hari ini, tapi diam – diam mencuri fokusmu, motivasimu bahkan masa depanmu.
Prof Agutino Zulys, Guru Besar FMIPA UI, menjelaskan menurut sains otak manusia itu dirancang menyukai tiga hal, yaitu hal yang baru, sesuatu yang menyenangkan dan sesuatu yang berkaitan dengan reproduksi. Dan pronografi menggabungkan ketiganya.
Setiap kali melihat pornografi, otak akan melepasak dopamine yaitu hormon yang membuat kita merasa bahagia. Internet menyediakan stimulus tanpa batas. Satu klik anda sudah dapat melihat ratusan video, akibatnya otak mengalami desensitisasi atau kehilangan sensitivitas. Yang dulu menarik sekarang terasa biasa, terkadang melihat konten yang lebih ekstrem untuk mendapatkan sensasi yang sama.
Penelitian terbaru menunjukan pengguna pornografi berat mengaku mengalami perubahan pada Prefrontal cortex ini sebagai pusat kontrol diri dan regulasi emosi. Setelah menonton pornografi kemampuan fokus dan performa berfikir menurun.
Penelitian dari Max Planck Institute Jerman, juga menemukan semakin tinggi konsumsi pornografi semakin lemah konektivitas antara pusat reward dan pusat kontrol diri di otak. Sederhananya semakin besar nafsunya rem pengendalinya makin tipis. Akibatnya belajar terasa membosankan, menghafal pelajaran terasa berat, hubungan sosial terasa hambar dan hidup makin dikuasi kesenangan instan.
Prof Zulys juga memberi tips bagaimana cara mengatasinya, Pertama kita harus putuskan pemicunya, akunnya, websitenya, kontenya. Ini bukan hanya pekerjaan kita saja tapi juga pekerjaan instansi pemerintah. Kedua, ganti sumber dopamine dengan olahraga, karya, ilmu, dan aktivitas sosial, kemudian yang berikut adalah dekatkan diri Kepada Tuhan dengan banyak beribadah itu akan lebih menenangkan hati.
Pornografi bisa menjanjikan kenikmatan beberapa menit tapi bisa mencuri produktivitas bertahun – tahun, jangan biarkan algoritma menentukan masa depanmu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....