Apa Itu Brainrot dan Dampaknya? Ini Penjelasannya

  • 29 Mei 2026 21:27 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Jika kita sering tertawa dengan hiburan receh hati hati, itu brainrot. Secara istilah brainrot itu pembusukan otak, bukan penyakit resmi tapi fenomena nyata.

Artikel ilmiah menunjukan brainrot dapat menyebabkan penurunan kemampuan berfikir, karena terlalu banyak konsumsi konten receh, cepat dan dangkal. Bahkan sekarang dianggap sebagai genre hiburan. Biasanya konten – konten receh yang ditonton berisi informasi cepat, absurd, random, dan sering tidak masuk akal.

Kenapa brainrot ini bikin ketagihan, Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc Guru Besar FMIPA UI, mengungkapkan, bahwa di otak kita itu ada satu molekul bahagia namanya dopamin yang bekerja di reward sistem otak. Setiap kita scroll untuk melihat video lucu, dapat konten baru, otak akan kasih reward kecil. Masalahnya konten brainrot itu super cepat, penuh kejutan, jadi timbul lonjakan dopamin terus – menerus, hasilnya otak memberi signal, kalau mau senang scroll lagi, maka disitulah akan terbentuk kecanduan digital, dan yang akan terjadi di otak adalah otak kita sebenarnya untuk fokus serta berfikir mendalam.

Namun brainrot melakukan sebaliknya, terlalu banyak informasi menyebabkan keanehan, rentang fokus, perhatian rusak, tidak tahan menonton video lebh dari satu menit, daya ingat melemah, informasi tidak masuk ke ingatan panjang, sulit membuat keputusan, sering jadi lebih reaktif.

Lebih lanjut Zulys menjelaskan, yang sangat bahaya brainrot bisa membuat kecanduan terutama bagi anak dan remaja, karena otak masih berkembang dampaknya sulit fokus belajar, cepat bosan, ketergantungan pada gadget, gangguan emosi bahkan resiko depresi meningkat. Dalam jangka panjang bisa mengalami gangguan perkembangan kecerdasan.

Anak jaman sekarang sangat menyukai brainrot karena sistemnya memang dirancang begitu, ada algoritma platform yang dipakai itu tahu apa yang bikin anda nonton lama, kesenangan instan, tidak perlu berpikir sudah langsung senang. Kalau hiburan membuat kita tertawa itu sehat tapi jika hiburan membuat kita berhenti berpikir itu cara pelan mematikan otak kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....