Pemda Sorong Selatan Letakan Batu Pertama Pembangunan KNMP

  • 21 Jul 2026 07:40 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan- Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, meletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kampung Wamargege, Distrik Konda, Minggu 12 Juli 2026. Peletakan batu pertama itu dihadiri langsung Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, Wakil Bupati Yohan Bodori, unsur forkopimda, para tokoh dan undangan lainnya.

Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodori kepada RRI, Senin 13 Juli 2026 menyampaikan, program pemerintah pusat Kampung Nelayan Merah Putih, sangat berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Maka itu dirinya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat. Sebab kehadiran program tersebut sangat membantu masyarakat di daerah.

"Kami sudah meletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Wamargege, Distrik Konda. Itu pertanda bahwa program pembangunan kampung nelayan dari pemerintah pusat sudah dimulai atau berjalan. Jadi kami menyampaikan apresiasi kepada bapak Presiden Prabowo, karena program ini sangat baik dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat," ungkapnya.

Foto bersama usai peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Wamargege, Distrik Konda, Kabupaten Sorong Selatan. (Edis RRI/ Istimewa)

Lebih lanjut dijelaskan, potensi kelautan di wilayah Sorong Selatan sangat melimpah. Baik itu ikan, kepiting dan berbagai jenis udang. Maka dengan kehadiran program KNMP ini, masyarakat nelayan khususnya orang asli Papua, akan merasakan dampaknya.

"Potensi perairan di Sorong Selatan sangat melimpah. Baik itu ikan, kepiting dan udang. Kita memiliki banyak jenis udang. Seperti lobster, banana dan jenis udang lainnya semua ada di Sorong Selatan. Jadi nanti masyarakat tinggal mencari dan pulang sudah ada yang mengambil. Mereka langsung menerima hasil untuk kepentingan ekonomi keluarga," ujarnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati Sorong Selatan mengatakan, masyarakat sangat mendukung program ini dengan iklas melepaskan lokasi lahan, untuk pembangunan semua fasilitas yang berhubungan dengan program kampung nelayan merah putih.

"Masyarakat iklas melepas tanah adatnya. Tetapi harapan mereka adalah, mereka bisa menerima manfaat dengan dilibatkan dalam program kampung nelayan. Artinya mereka bisa menjadi karyawan dalam setiap prigram yang berjalan," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....