Polda PBD Tetapkan 7 DPO Terkait Pembunuhan Anggota Satgas Gobang VII Yonif 9
- 25 Apr 2026 10:31 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong- Polda Papua Barat Daya kembali melaksanakan konferensi pers terkait perkembangan kasus pembunuhan berencana dan perampasan senjata api milik TNI AL, yang mengakibatkan 2 orang anggota Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir, inisial Prada (Mar) ES dan Prada (Mar) AS meninggal dunia. Pembunuhan ini terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya, pada Minggu 22 Maret 2026.
Berdasarkan Penyidikan dan hasil gelar perkara yang dilakukan pada Rabu, 15 April 2026, terdapat 7 orang tersangka yaitu, MF, ZA, DA, AF, MF, YKY dan MF, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan dalam perburuan pihak kepolisian.
Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare selaku Plh. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya menyampaikan, kejadian ini bermula saat lima orang personel Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir, sedang melakukan aktivitas pergerakan rutin dari pos induk ke pos tinjau berjarak 150 meter, jalur ini terletak di belakang rumah warga yang dianggap aman untuk dilalui.
“Saat dua orang persenol marinir ES dan AS berada sekitar 30 meter dari pos tinjau, terdengar suara tembakan di atas pos. Tembakan tersebut mengenai ES kemudian disusul renretan tembakan yang mengenai AS. Ketiga anggota lainnya membalas tembakan, sekaligus mencari tempat perlindungan dari serangan lawan,” ucapnya.
Jenny menerangkan dari insiden tersebut, selain dua orang dinyatakan gugur, terdapat satu orang aparat juga mengalami luka tembak di tangan dan berhasil diselamatkan. Dua korban meninggal dievakuasi ke RSAL dr. R. Oetojo Sorong. “Dari proses penyidikan yang berjalan intensif, telah dikumpulkan beberapa bukti dan memeriksa sejumlah saksi saat peristiwa itu terjadi,” ujarnya.
Ia menegaskan jika pihak Polda Papua Barat Daya akan terus melakukan pengejaran terhadap para tersangka dan terus berkoordinasi dengan lintas satuan. Hal ini dilakukan guna memastikan agar para pelaku segera tertangkap dan dapat diproses.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....