Ini Kasus Kejahatan yang Sering Terjadi di Sorong Selatan
- 02 Jan 2025 20:21 WIB
- Sorong
KBRN, Teminabuan: Polres Sorong Selatan (Sorsel), Papua Barat Daya, menangani 145 kasus kejahatan sepanjang tahun 2024. Kasus itu lebih didominasi penganiayaan sebanyak 40 kasus. 145 kasus kejahatan tersebut jika dikalkulasikan dengan jumlah penduduk Kabupaten Sorong Selatan sebanyak 55.904 jiwa, maka risiko penduduk terkena kejahatan adalah 259,4 kasus per 100.000 penduduk.
Kasat Reskrim Polres Sorong Selatan, Iptu Muharyadi mengatakan, ada lima kejahatan yang paling banyak ditangani diantaranya penganiayaan 40 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 22 kasus, pencurian 16 kasus, pengoroyokan 16 kasus, penipuan 10 kasus yang dilakukan secara online.
"Ada lima puncak kasus kriminalitas tertinggi yang pertama penganiayaan 40 kasus, curanmor 22 kasus, pencurian 16 kasus, pengoroyokan 16 kasus, penipuan 10 kasus. Untuk penipuan sendiri didominasi penipuan online, dimana pada tahun 2024 juga kita berhasil mengungkap penipuan online tingkat nasional." kata Muharyadi di Teminabuan, Selasa (31/12/2024)
Ia melanjutkan, diawal Februari 2025 pihaknya akan melakukan operasi besar-besaran untuk mengungkap kasus penipuan yang dilakukan secara online. Sehingga masyarakat diminta untuk melapor apabila mengalami hal tersebut.
"Kalau masyarakat merasa mereka ditipu tapi belum membuat laporan polisi silahkan laporkan, nanti akhir Januari atapun awal Februari kita akan lakukan operasi besar-besaran." ujarnya
Sementara untuk pengungkapan kasus per tanggal 31 Desember 2024 telah mencapai 88 persen. Ia mengungkapkan masih ada sejumlah kasus curanmor dan penganiayaan yang masih dalam tahap penyeledikan.
"Untuk pengungkapan kasus per tanggal 31 Desember sudah 88 persen dari 100 persen, mungkin ada beberapa kasus yang belum selesai itu seperti curanmor ataupun penganiayaan itu masih dalam proses penyeledikan jadi ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya." ucapnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....