Bahasa Tubuh Kucing yang Perlu Dipahami Pemilik

  • 08 Jun 2026 07:52 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong- Pemilik kucing wajib tahu bahasa kucing ini. Hal ini karena kucing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan dan misterius. Beda dengan anjing yang lebih ekspresif, kucing punya bahasa tubuhnya sendiri untuk menyampaikan apa yang dirasakan dan dibutuhkannya. Oleh karena itu pemilik kucing perlu memahami setiap gerakan, ekspresi, dan suara kucing agar mengerti apa yang sedang di rasakan si kucing.

Salah satu bagian tubuh kucing yang bisa diamati adalah ekor. Jika kucing mengangkat ekornya tegak lurus itu artinya ia sedang merasa senang dan percaya diri. Jika ekornya mengembang bisa jadi kucing sedang merasa takut dan merasa terancam. Dan jika ekornya bergerak cepat ke kiri dan ke kanan itu berarti ia sedang kesal dan tidak nyaman dengan situasi di sekitarnya.

Selain melalui ekor, telinga juga bisa menjadi indikator perasaan kucing. Jika telinga menghadap ke depan itu artinya kucing sedang tertarik dengan sesuatu atau sedang santai. Jika telinga menempel di belakang atau ke samping mungkin kucing sedang merasa tidak nyaman, takut, atau marah. Dalam kondisi ini pemilik bisa mengetahui suasana hati kucing dan memberikan ruang agar kucing bisa menenangkan diri.

Jika anda amati, mata kucing juga menyiratkan banyak arti. Ketika kucing menatap pemilik dan berkedip perlahan maka bisa diartikan tanda kasih sayang dan kepercayaan. Sebaliknya jika tatapannya tajam tanpa berkedip bisa jadi itu tanda kewaspadaan dan tantangan. Sering terlihat ketika kucing sedang berhadapan dengan kucing lain yang belum akrab.

Tidak hanya tu, posisi tubuh secara keseluruhan bisa menjadi bahasa tubuh kucing. Ketika kucing berbaring santau dengan perut terlihat berarti ia sedang merasa aman dan nyaman dengan lingkungannya tanpa merasa terancam. Namun, jika anda melihatnya seperti itu, bukan berarti anda bisa bebas memegang perutnya. Ada tipe kucing yang tidak suka jika bagian tubuh terutama perutnya disentuh. Sementara itu, jika tubuh kucing membungkuk dengan bulu yang bergidik berarti si kucing sedang menghadapi ancaman.

Dari segi suara pemilik juga bisa memahami apa yang dirasakan si kucing. Suara dengkuran atau disebut purring sering diartikan sebagai kebahagiaan. Bila kucing anda duduk di sebelah anda sambil mendengkur itu artinya kucing merasa aman dan nyaman di dekat anda. Namun ada situasi dimana kucing mendengkur bukan karena nyaman melainkan stress. Dengkuran itu sebagai penanda ia sedang stress dan menghadapi rasa sakit. Untuk itu pemilik perlu memperhatikan kondisi kucing melalui perilaku lainnya.

Dengan memahami bahasa tubuh kucing, pemilik bisa terbantu untuk mengetahui perasaan hewan peliharaannya. Selain itu juga mencegah kesalahpahaman yang berujung stress dan perilaku agresif. Dengan peka terhadap gerakan ekor, mata, telinga, dan postur tubuh, pemilik bisa memberikan perhatian sesuai dengan kondisi si kucing. Perlu di ketahui bahwa kucing bukan sekadar hewan peliharaan namun juga bisa sebagai sahabat di berbagai kondisi dan suasana hati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....