Bedah Rumah di Tambrauw, 354 Unit Dialokasikan

  • 18 Sep 2026 13:25 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Tambauw — Pemerintah Kabupaten Tambrauw terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui Program Bedah Rumah. Tahun ini, sebanyak 354 unit rumah mendapat alokasi bantuan pemerintah pusat, namun persoalan administrasi kependudukan masih menjadi salah satu tantangan dalam proses penetapan penerima manfaat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, S.E., M.Si., saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Kampung Imbuan, Distrik Amberbaken Barat, Selasa 15 September 2026.

Dalam kegiatan itu, terungkap bahwa dari total 354 unit yang dialokasikan untuk Kabupaten Tambrauw, sebanyak 44 unit telah siap memasuki tahap dropping material bahan bangunan. Sementara 310 unit lainnya masih menjalani proses verifikasi teknis di lapangan.

Program Bedah Rumah merupakan program pemerintah pusat yang diupayakan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Papua II, serta pihak terkait lainnya.

Bupati Yeskiel menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, BP3KP Papua II, Dinas PKP dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia menegaskan, upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini. Pemerintah daerah akan terus mendorong agar Program Bedah Rumah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“Program ini akan terus kita upayakan agar dapat dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak masyarakat Tambrauw yang merasakan manfaatnya,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Selain membahas pelaksanaan bantuan, Bupati Tambrauw juga menyoroti kendala yang menyebabkan sebagian calon penerima belum memenuhi persyaratan administrasi.

Salah satu persoalan yang ditemukan berkaitan dengan ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP dengan data yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Menurut Bupati, persoalan administrasi kependudukan perlu segera ditangani agar masyarakat tidak kehilangan kesempatan memperoleh bantuan pada pelaksanaan program berikutnya.

Karena itu, ia meminta Dinas PKP bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta perangkat daerah terkait untuk aktif membantu masyarakat memperbaiki dan memperbarui data kependudukan.

Bantuan tersebut mencakup proses perekaman KTP elektronik, sinkronisasi NIK, hingga pemenuhan dokumen yang menjadi persyaratan penerima Program Bedah Rumah.

Bupati juga mengimbau masyarakat yang belum memperoleh bantuan tahun ini agar mulai mempersiapkan seluruh persyaratan sejak sekarang.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat lebih siap ketika program kembali dilaksanakan tahun depan, dengan harapan alokasi bantuan yang lebih besar.

Kegiatan di Kampung Imbuan turut dihadiri perwakilan BP3KP Papua II, Plt. Kepala Dinas PKP Kabupaten Tambrauw Meto Yesnath, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tambrauw Victor Sundoy, serta masyarakat Kampung Imbuan, Distrik Amberbaken Barat.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan kepada tiga perwakilan masyarakat. Masing-masing berasal dari Distrik Amberbaken Barat, Distrik Amberbaken dan Distrik Abun.

Usai penyerahan bantuan, Bupati Yeskiel membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga di wilayah tersebut disampaikan dalam kesempatan itu.

Bupati kemudian meninjau sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat, di antaranya SD YPK 06 Bethel, Gedung Sekolah Minggu Baitel Imbuan dan Puskesmas Distrik Amberbaken Barat.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pendidikan, keagamaan dan kesehatan, sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Tambrauw menempatkan Program Bedah Rumah sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas hunian dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah daerah berupaya memastikan program pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tambrauw.

Selain pembangunan hunian, perhatian terhadap fasilitas pendidikan, keagamaan dan pelayanan kesehatan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah. (Rls)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....