Hari Udara Bersih untuk Langit Biru Internasional
- 05 Sep 2026 14:11 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Dunia memperingati Hari Udara Bersih untuk Langit Internasional atau Internastional Day of Clean Air For Blue Skies setiap 7 September. Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa – Bangsa atau PBB melalui Resolusi 74/212 pada 19 Desember 2019.
Dilansir dari laman Wikipedia Indonesia, Penetapan hari ini didorong oleh meningkatnya kesadaran global bahwa polusi udara merupakan salah satu ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia. PBB memfasilitasi hari ini karena polusi udara tidak mengenal batas wilayah geografi, sehingga memerlukan respons kebijakan lintas batas.
Makna dan Tujuan Peringatan
Menurut United Nations (UN) Indonesia, negara – negara anggota PBB mengakui perlunya mengurangi secara substansial jumlah kematian dan penyakit akibat polusi udara pada tahun 2030.
Tema 2026: “Clean Air for Climate Action”
Untuk peringatan tahun 2026 United Nations Environment Programme (UNEP) untuk wilayah Asia Pasifik mengangkat tema “Clean Air for Climate Action” atau “ Udara Bersih untuk Aksi Iklim”. Melalui tema ini, pemerintah, organisasi internasional, akademisi, sektor swasta dan masyarakat sipil di Asia Pasifik diajak mengeksplorasi bagaimana aksi terpadu pada kualitas dan perubahan iklim dapat memberikan manfaat bersama.
PBB menekankan bahwa udara bersih penting bagi kesehatan dan kehidupan sehari – hari manusia. Polusi udara adalah risiko lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia dan salah satu penyebab utama kematian yang dapat dihindari secara global. Dampaknya juga tidak proporsional pada wanita, anak – anak dan orang tua, serta berdampak negatif pada ekonomi.
UNEP juga mencatat bahwa beberapa polutan udara seperti karbon hitam, metana, dan ozon permukaan tanah merupakan polutan iklim berumur pendek. Pengurangannya memiliki manfaat ganda untuk kesehatan dan juga iklim.
Di Indonesia, isu kualitas udara juga jadi perhatian di beberapa bulan terakhir di tahun 2026 ini. Pemerintah masih mendorong percepatan program insentif motor listrik dan pencegahan kebakaram hutan dan lahan yang menjadi penyumbang polusi udara musiman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....