Dari Selat Sunda ke Penjuru Dunia, Dentuman Krakatau Pecahkan Rekor Sejarah
- 16 Jun 2026 17:51 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Bayangkan suara begitu keras terdengar dari pantai Australia hingga pulau Rodrigues dekat Mauritius, lebih dari 4.800 kilometer jauhnya seperti tembakan meriam tanpa henti selama berjam-jam.
Disadur Good News From Indonesia, hal itu terjadi pada tanggal 27 agustus 1883 ketika Krakatau meledak dan menjadi peristiwa akustik terbesar dalam sejarah.
Gunung Krakatau terletak di Selat Sunda, antara Jawa dan Sumatera, kompleks vulkanik ini terdiri dari tiga kerucut yakni Perboewatan, Danan dan Rakata.
Pada 20 mei 1883 letusan pertama mengangkat kolom abu setinggi 6 kilometer dan terdengar hingga Batavia. Gempa tremor tak putus membuat kapal diselat dijangkarkan denganrantai baja berat agar tidak terseret arus. Para pelaut sudah tahu sesuatu yang besar sedang mendatang.
Barometer di stasiun acara Batavia mencatat lonjakan tekanan udara setara lebih dari 172 desibel, empat kali lebih keras dari berdiri tepat disamping mesin jet. 4.800km jarak terjauh suara Krakatau terdengar, 200Mt energi ledakan setara TNT, 36. 417 jiwa meninggal tercatat secara resmi.
Pukul 09:58 pagi tanggal 27 agustus ledakan ketiga dan terbesar terjadi. Kolom abu menembus trastosfer hingga ketinggian 80 kilometer, masuk ke lapisan mesosfer. Energi yang dilepaskan setara 200 megaton TNT, sekitar 13.000 kali lebih besar dari bom atom yang jatuhkan di Hiroshima.
Gelombang tsunami setinggi 42 meter menghantam kota Merak dan menyapu 5 kilometer ke daratan. Di Telok Betong, kapal uap pemerintah Berouw terseret hampir 2 kilometer ke hutan kelapa dan tak bisa bisa kembali ke laut. 165 desa hancur total dan 132 des lain rusak parah.
Dalam suatu hari, lebih dari 70 persen daratan Krakatau tenggelam ke Kaldera bawah laut sedalam 270 meter. Sisa setengah bagian selatan Rakata, berdiri tegak seperti dinding tebing, memperlihatkan lapisan geologi dalamnya, bisu menyaksikan kehancuran yang baru terjadi.
Krakatau 1883 menjadi salah satu peristiwa yang paling banyak dipelajari dalam sains. Gelombang tekanan udara dari ledakan itu tidak sekedar terdengar jauh, namun berkeliling bumi sebanyak tiga hingga empat kali.
Barometer di kota Wina, Glasgow dan New York mencatat tujuh lonjakan tekanan berbeda selama lima hari, saat gelombang bolak balik melintas dari arah yang berlawanan.
Rekaman ini di gunakan fisikawan G.I Taylor pada 1929 untuk membuktikan keberadaan gelombang Lamb, gelombang tekanan atmosfer yang merambat di permukaan bumi. Menjadi fondasi bagi pemahaman modern tentang dinamika atmosfer dan jet stream.
Sekita 20 juta ton sulfur dioksida tersembur ke strastosfer membentuk lapisan aerosol reflektif yang menyelimuti seluruh planet. Suhu rata-rata global turun 0,5 hingga 1,2 derajat Celcius selama lima tahun.
Efek optiknya langit senja berwarna emas menyala, biru dan hijau dilaporkan dari New York, London hingga Norwegia. Warna itu diyakini sebagai inspirasi langit bergelombang dalam lukisan The Scream karya Edvard Munch pada 1893.
Fenomena Bishop’s Rong lingkaran cokelat kemerahan disekitar matahari, juga pertama kali dicatat dan dijelaskan secara ilmiah berkat Krakatau.
Kisah Krakatau tidak berakhir pada 1883. Awal 1927 nelayan Jawa melihat uap dan abu muncul dari dasar laut, persis diantara bekas lokasi Perboewatan dan Danan.
Anak Krakatau lahir, ia tumbuh rata-rata 7-9 meter setiap tahun. Pada 22 desember 2018, sisi barat dayanga runtuh ke dalam Palung Selat Sunda selama fase erupsi yang sedang berlangsung.
Longsoran bawah laut itu memicu tsunami menerjang pantai Banten dan Lampung, menewaskan 437 orang. Dalam hitungan minggu anak Krakatau mulai membangun dirinya dalam air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....