UMKM Indonesia Promosi Produk di World National dan World Asia Tapas 2026 di Miri

  • 18 Jun 2026 08:23 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Miri – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia berpartisipasi dalam International Foods & Drinks Trade & Exhibition yang menjadi bagian dari rangkaian World National & World Asia Tapas Competition, Exhibition, Festival and Seminar 2026. Kegiatan berskala internasional tersebut berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di Meritz Hotel, Miri, Sarawak, Malaysia, dan menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia ke pasar yang lebih luas.

Ajang World National & World Asia Tapas Competition, Exhibition, Festival and Seminar 2026 diperkirakan akan mempertemukan lebih dari 100 eksibitor domestik dan internasional dengan estimasi kehadiran sekitar 8.000 pengunjung. Bagi UMKM Indonesia, momentum ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan produk unggulan nasional, memperluas jejaring bisnis, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring perdagangan dan ekonomi kawasan.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching memandang keikutsertaan pelaku UMKM Indonesia dalam ajang tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di luar negeri. Melalui kegiatan pameran internasional, produk-produk Indonesia tidak hanya diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis, investasi, dan pengembangan jaringan usaha lintas negara.

Keterlibatan pelaku UMKM asal Indonesia dalam kegiatan ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung promosi Indonesia di kancah internasional. Kehadiran mereka tidak hanya memperkenalkan produk-produk unggulan nasional kepada pasar yang lebih luas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra dan daya saing Indonesia melalui jalur diplomasi ekonomi.

Konsul Jenderal RI di Kuching, Abdullah Zulkifli, mengatakan keberadaan warga negara Indonesia dan pelaku UMKM di Sarawak merupakan bagian penting dari diplomasi ekonomi yang didukung oleh KJRI. Menurutnya, partisipasi dalam pameran internasional menjadi salah satu cara efektif untuk membuka pasar baru sekaligus meningkatkan daya tarik Indonesia di mata masyarakat internasional.

“UMKM negara kita yang ada di sini merupakan bagian dari diplomasi ekonomi yang didukung oleh KJRI. Artinya kita membuka pasar, membuka peluang kerja sama, dan juga meningkatkan daya tarik orang untuk berkunjung ke Indonesia,” ujar Abdullah Zulkifli saat jamuan makan malam bersama para pelaku UMKM, Rabu, 17 Juni 2026.

Jamuan Makan Malam Konsul Jenderal RI di Kuching, Abdullah Zulkifli bersama pelaku UMKM Indonesia. (Miri, 17 Juni 2026, Foto: Sumiyati)

Ia menjelaskan, melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran internasional, pelaku UMKM dapat melihat langsung peluang pasar yang tersedia sekaligus memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kualitas dan daya saing produknya. Dengan demikian, produk-produk Indonesia diharapkan semakin diterima oleh masyarakat internasional dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Menurut Abdullah, kegiatan semacam ini tidak hanya berorientasi pada promosi produk, tetapi juga mendorong terjadinya transaksi bisnis dan kerja sama yang berkelanjutan. Melalui interaksi langsung dengan calon pembeli, distributor, maupun mitra usaha dari berbagai negara, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memperluas jaringan pemasaran.

“Harapan kita pelaku UMKM di sini selain melihat peluang pasar, juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan produk-produknya sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kemudian juga ada terjadinya transaksi maupun kerja sama dan kolaborasi,” ujarnya.

Selain pameran produk, kegiatan tersebut juga menghadirkan agenda business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra potensial. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai peluang kerja sama baru yang mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia di pasar regional maupun internasional.

Foto bersama Konsul Jenderal RI di Kuching, Abdullah Zulkifli bersama pelaku UMKM Indonesia. (Miri, 17 Juni 2026, Foto: Sumiyati)

Sementara itu, Pemilik Galeri Kain Pantang, Hetty Kus Endang, mengaku bersyukur dapat dilibatkan dalam kegiatan internasional tersebut. Menurutnya, partisipasi dalam pameran ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan produk tenun khas Dayak kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya di Malaysia dan Brunei Darussalam.

Hetty berharap keikutsertaan Galeri Kain Pantang dapat membuka pasar baru bagi produk Tenun Dayak yang selama ini dikembangkan bersama para perajin di Kalimantan Barat. Ia menilai produk yang dibawanya memiliki kedekatan budaya dengan masyarakat di Sarawak karena banyak sub-suku Dayak di Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan kekerabatan yang serumpun.

“Dayak di Indonesia dan Malaysia banyak yang serumpun, termasuk Dayak Iban yang merupakan asal tenun yang kami bawa. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka pasar baru bagi produk tenun Dayak, tidak hanya di Malaysia tetapi juga hingga Brunei Darussalam,” kata Hetty.

Ia menambahkan, selain memperkenalkan produk, pameran internasional juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai budaya yang terkandung dalam setiap karya tenun Dayak. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat internasional dapat mengenal lebih dekat warisan budaya masyarakat adat yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas Kalimantan.

Bagi Indonesia, khususnya pelaku UMKM yang berada di wilayah perbatasan Kalimantan dan Sarawak, kegiatan ini menjadi kesempatan strategis untuk memperluas akses pasar, membangun jejaring bisnis, serta memperkuat kehadiran produk Indonesia di pasar internasional. KJRI Kuching berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia melalui sektor UMKM. Selain itu, beberapa UMKM asal Indonesia juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya kopi asal Pontianak, produk manik-manik, ayam kremes, serta berbagai aksesori-aksesoris produksi UMKM Indonesia lainnya. (dby)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....