Trump Pastikan Dukungan untuk Infantino di tengah Polemik FIFA
- 11 Agt 2026 16:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden AS, Donald Trump, menilai penggantian Infantino akan menjadi kesalahan besar bagi FIFA dan organisasi sepak bola global.
RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memastikan dukungannya kepada Gianni Infantino di tengah tekanan terhadap Presiden FIFA tersebut. Menurut Trump, pergantian Infantino akan menjadi kesalahan besar bagi federasi sepak bola internasional itu.
Dilansir dari BBC, dukungan Trump muncul setelah UEFA, Concacaf, dan AFC mengkritik rencana FIFA Forward Enterprise (FFE). Ketiga konfederasi sepak bola tersebut menuding Infantino merusak kepercayaan melalui dugaan tindakan penipuan.
Sebelumnya, FFE mengusulkan pembentukan perusahaan baru untuk mengelola hak komersial dan tiket seluruh kompetisi FIFA. Rencana itu juga mencakup penjualan 21 persen saham kepada perusahaan investasi swasta.
Trump untuk pertama kalinya membela Infantino sejak rencana FFE muncul pada 28 Juli 2026. Melalui platform Truth Social miliknya, Trump menyebut pergantian Infantino sebagai kesalahan besar jika sampai dipertimbangkan oleh FIFA.
“FIFA akan melakukan kesalahan besar jika mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino,” ujarnya, Selasa 11 Agustus 2026. “Dia luar biasa, di bawah kepemimpinannya Piala Dunia baru saja berlangsung sebagai yang tersukses.”
Trump memuji keberhasilan Infantino dalam memimpin Piala Dunia 2026, yang dinilai empat kali lebih sukses dibandingkan edisi sebelumnya. Menurut dia, tanpa Infantino, turnamen tersebut tidak akan kembali sesukses edisi kali ini.
Piala Dunia 2026 berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko sebagai negara tuan rumah bersama. Spanyol kemudian menjadi juara setelah mengalahkan Argentina pada partai final.
Saat pertama kali menanggapi rencana FFE pada 31 Juli 2026, Trump mengaku belum berbicara dengan Infantino. Presiden FIFA itu diketahui memiliki hubungan dekat dengan Trump dan memberinya Penghargaan Perdamaian FIFA perdana pada Desember 2025.
Sementara itu, Thrive Eternal diperkirakan menjadi pemimpin kelompok investor dalam rencana tersebut. Ini merupakan perusahaan modal ventura AS yang didirikan Joshua Kushner, saudara dari menantu Trump, Jared Kushner.
UEFA, Concacaf, dan AFC mengancam akan memboikot seluruh kompetisi FIFA serta mempertimbangkan langkah hukum terkait rencana FFE. “Ketika seseorang menempatkan dirinya di atas kepentingan bersama yang memberinya kewenangan, tanggung jawab tersebut telah ditinggalkan,” kata mereka.
BBC melaporkan ketiga konfederasi telah membahas kemungkinan kompetisi tandingan jika Infantino tetap menjabat. Meski begitu, pembicaraan masih pada tahap awal dan belum memasuki pembahasan substantif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....