UEFA Tolak Rencana Penjualan Hak Komersial Piala Dunia
- 31 Jul 2026 21:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- UEFA menolak rencana FIFA melibatkan investor swasta
- Penolakan didukung seluruh 55 asosiasi anggota UEFA
- Lise Klaveness meminta transparansi dalam pengambilan keputusan
RRI.CO.ID,Jakarta - Sejumlah federasi sepak bola Eropa menyatakan penolakan terhadap rencana FIFA melepas sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor eksternal. Langkah tersebut dinilai berpotensi mengubah tata kelola sepak bola dunia.
Penolakan itu disampaikan secara resmi oleh UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya. Mereka menilai kompetisi terbesar FIFA harus tetap berada di bawah kendali penuh organisasi sepak bola dunia.
"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya berdiri sebagai satu kesatuan. Kami dengan suara bulat dan tegas menolak usulan FIFA untuk mengalihkan kepemilikan Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," demikian dikutip dari pernyataan resmi UEFA, Jumat, 31 Juli 2026.
Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness, menilai wacana tersebut menjadi persoalan serius bagi masa depan sepak bola. Menurutnya, setiap keputusan strategis harus dibahas secara terbuka bersama seluruh anggota.
"Ini adalah situasi yang sangat serius bagi sepak bola. Kami membutuhkan transparansi, tata kelola yang baik, dan proses yang melibatkan seluruh anggota sebelum keputusan sebesar ini diambil," ujar Klaveness.
FIFA sebelumnya dikabarkan tengah mengkaji berbagai opsi pengembangan komersial Piala Dunia. Namun, sejumlah federasi Eropa berharap pembahasan tersebut tidak mengurangi independensi penyelenggaraan kompetisi.
Perdebatan mengenai masa depan hak komersial Piala Dunia diperkirakan masih akan berlanjut. UEFA menegaskan seluruh kebijakan harus mengutamakan kepentingan sepak bola dibanding kepentingan bisnis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....