Aksi Presiden FIFA Curi Perhatian di tengah Kontroversi Laga Argentina vs Mesir

  • 08 Jul 2026 10:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden FIFA, Gianni Infantino, mendadak viral dan mencuri perhatian publik setelah terlihat membawa bendera Mesir pada laga Swiss melawan Kolombia.

RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden FIFA, Gianni Infantino, terlihat membawa bendera Mesir saat menyaksikan pertandingan Swiss melawan Kolombia, Selasa 8 Juli 2026 WIB. Pria 56 tahun itu tampak berfoto bersama suporter sambil memegang bendera negara tersebut.

Momen tersebut viral di media sosial, karena terjadi hanya beberapa saat setelah laga kontroversial antara Argentina dan Mesir. Timnas Mesir harus mengakhiri perjuangannya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 2-3 dari Argentina.

Padahal, The Pharaohs sempat unggul dua gol sebelum La Albiceleste membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan. Usai menyaksikan laga di Atlanta, AS, itu, Infantino langsung terbang ke Vancouver, Kanada, untuk menyaksikan pertandingan Swiss versus Kolombia.

Hingga saat ini tidak ada keterangan dari Infantino terkait aksi viralnya tersebut. Namun, diduga itu merupakan upaya meredam kemarahan pihak Mesir atas kekalahan kontroversial itu.

Sorotan terhadap FIFA semakin menguat setelah pelatih Mesir, Hossam Hassan, mengritik keras kepemimpinan wasit François Letexier. Menurut dia, sejumlah keputusan penting pengadil asal Prancis itu selama pertandingan telah merugikan timnya.

Usai pertandingan, Hossam bahkan menuduh keputusan-keputusan kontroversial tersebut menguntungkan Argentina. Mantan pemain Timnas Mesir itu juga mengklaim FIFA berkepentingan agar Lionel Messi tetap bertahan di turnamen.

“Kami merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit, apa yang terjadi dalam pertandingan ini tidak adil,” ujar Hossam Hassan. Kontroversi pertandingan Argentina kontra Mesir memang menjadi salah satu perbincangan terbesar pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Sejumlah keputusan wasit, termasuk penggunaan VAR, memicu perdebatan luas di kalangan suporter, pengamat, hingga media internasional. Misalnya wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantahov, yang membiarkan pelanggaran-pelanggaran keras pemain Paraguay saat melawan Prancis.

Sang pengadil bahkan tidak mengeluarkan satu kartu pun kepada pemain-pemain Paraguay yang terus memprovokasi lawan. Sebaliknya, wasit justru memberikan kartu kuning untuk tiga pemain Prancis yaitu Bradley Barcola, Manu Kone, dan Michael Olise

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....