Pelati Norwegia Sebut Keputusan FIFA soal Balogun "Kesalahan Besar"
- 07 Jul 2026 10:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelatih Norwegia Stale Solbakken menyebut FIFA melakukan kesalahan besar dengan menangguhkan sanksi Folarin Balogun.
- Solbakken menilai keputusan itu berpotensi memicu inkonsistensi dalam penerapan aturan selama Piala Dunia 2026.
- a khawatir kemenangan Amerika Serikat akan terus diperdebatkan jika Balogun tampil menentukan saat melawan Belgia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, mengkritik keputusan FIFA yang menangguhkan sanksi kartu merah Folarin Balogun. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan kesalahan besar yang dapat merusak kredibilitas Piala Dunia 2026.
"Sejujurnya, saya pikir itu kesalahan besar dari FIFA. Saya rasa itu bukan keputusan yang baik," kata Solbakken saat konferensi pers di New York New Jersey Stadium, Minggu, 5 Juli 2026, waktu setempat.
Solbakken khawatir keputusan tersebut akan membayangi perjalanan AS di Piala Dunia. Menurutnya, jika Balogun berkontribusi besar saat menghadapi Belgia, hasil pertandingan akan terus diperdebatkan.
"Kalau Amerika Serikat menang, keputusan ini akan selalu membayangi mereka. Mungkin Balogun mencetak gol atau bermain bagus, dan Belgia tentu akan sangat marah," ujarnya.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga mempertanyakan konsistensi FIFA dalam menangani kasus serupa pada masa mendatang. Ia meminta kejelasan mengenai batasan badan disiplin dalam mengubah hukuman yang telah dijatuhkan wasit.
"Bagaimana dengan kartu merah berikutnya? Apakah nanti akan ada komite lain yang juga menghapus hukumannya?" kata Solbakken.
Ia menilai keputusan tersebut bukan hanya berdampak bagi Amerika Serikat atau Belgia. Menurutnya, kredibilitas Piala Dunia juga dapat dipertaruhkan jika aturan tidak diterapkan secara konsisten.
"Ini keputusan yang sangat, sangat, sangat buruk dan akan merugikan Piala Dunia. Saya juga merasa kasihan kepada Amerika Serikat karena jika mereka menang, hasil itu akan selalu diperdebatkan," ujarnya.
Keputusan FIFA menangguhkan kartu merah Balogun memicu polemik di berbagai pihak. Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Belgia dan UEFA juga menyampaikan keberatan karena menilai aturan kartu merah seharusnya berlaku tanpa pengecualian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....