Presiden Donald Trump Intervensi FIFA ? Kartu Merah Balogun 'Tak Berlaku'
- 06 Jul 2026 07:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Trump menghubungi Gianni Infantino terkait kartu merah Balogun.
- FIFA menangguhkan hukuman satu pertandingan bagi Balogun.
- Belgia memprotes keputusan FIFA menjelang babak 16 besar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta FIFA meninjau ulang kartu merah Folarin Balogun. Permintaan itu disampaikan langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Dilansir AFP, Balogun menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia 2-0, babak 32 besar. Penyerang AS itu dinilai menginjak bek Bosnia, Tarik Muharemovic, meski insiden tersebut terjadi tanpa sengaja, Rabu, 1 Juli 2026.
Berdasarkan regulasi FIFA, kartu merah langsung membuat pemain menjalani larangan tampil satu pertandingan. Hukuman tersebut juga tidak dapat diajukan banding oleh tim maupun pemain.
Akibat sanksi itu, Balogun seharusnya absen saat Amerika Serikat menghadapi Belgia pada babak 16 besar, Senin, 6 Juli 2026. Namun, Trump dikabarkan tidak menerima keputusan tersebut dan kartu merah Balogun 'tak berlaku'.
Masih dilansir AFP, Trump kemudian menghubungi Infantino secara pribadi untuk meminta keputusan tersebut ditinjau ulang. Informasi itu pertama kali dilaporkan The New York Times dengan mengutip tiga sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Minggu, 5 Juli 2026, FIFA mengambil keputusan yang tidak biasa dengan menangguhkan larangan bermain Balogun selama satu tahun. Keputusan tersebut membuka peluang bagi penyerang Amerika Serikat itu tampil menghadapi Belgia.
Bahkan, sehari sebelum pertandingan berlangsung, FIFA mengeluarkan keputusan yang mengejutkan. Melalui pernyataan resminya, badan sepak bola dunia itu menyatakan hukuman Balogun ditangguhkan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA.
FIFA menjelaskan bahwa penangguhan tersebut berlaku selama masa percobaan satu tahun. "Sesuai dengan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, pelaksanaan hukuman larangan bertanding ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun," tulis FIFA dilansir dari laman Mirror, dikutip Senin, 6 Juli 2026.
Keputusan FIFA langsung mendapat respons dari Asosiasi Sepak Bola Belgia. Federasi tersebut mengaku terkejut atas perubahan keputusan yang dilakukan menjelang pertandingan babak 16 besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....