Senne Lammens, Tembok Kokoh di Bawah Mistar MU

  • 24 Feb 2026 21:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Liverpool – Senne Lammens tampil gemilang bersama Manchester United saat menundukkan Everton di Stadion Hill Dickinson, Selasa, 23 Februari 2026. Kiper muda asal Belgia itu menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang untuk mengamankan kemenangan 1-0.

Gol tunggal Benjamin Sesko pada menit ke-71 menjadi penentu dalam pertandingan tersebut. Namun, performa luar biasa Lammens dalam menggagalkan peluang emas tuan rumah membuat MU pulang dengan tiga poin penuh.

Salah satu penyelamatan penting terjadi dari sepakan keras Michael Keane pada menit ke-82. Pelatih Everton, David Moyes, mengaku yakin bola tersebut akan berbuah gol penyeimbang sebelum ditepis Lammens.

“Kiper mereka luar biasa malam ini. Penyelamatan dari tendangan Michael dan responsnya terhadap sepak pojok sangat impresif, ” ujar Moyes usai pertandingan.

Lammens juga sigap dalam mengantisipasi sejumlah situasi sepak pojok Everton. Sepanjang laga tersebut, ‘The Toffees’ mendapat sepuluh peluang dari tendangan sudut.

“Tekanan yang kami berikan begitu besar. Bagi saya, penjaga gawang mereka adalah pemain terbaik,” kata Moyes.

Usai pertandingan, Lammens terpilih sebagai ‘Player of the Match’ atau pemain terbaik sepanjang laga. Penghargaan itu menjadi bukti performa gemilangnya dalam menjaga gawang ‘Setan Merah’ dari kebobolan.

Kiper Manchester United, Senne Lammens, menerima penghargaan 'Player of the Match' pada laga kontra Everton di Stadion Hill Dickinson, Selasa, 23 Februari 2026. (Foto: Instagram/@manutd)

Keputusan manajemen MU untuk mempertahankan Lammens kini berbuah hasil. Klub menolak rencana mendatangkan Emi Martinez dan memilih percaya pada kiper berusia 23 tahun itu.

Lammens direkrut seharga 18,1 juta poundsterling dari klub Belgia, Royal Antwerp, dengan pengalaman terbatas. Namun, performanya bersama MU telah menunjukkan kematangan di level tertinggi.

Pelatih MU, Michael Carrick, cukup berhati-hati saat diminta membandingkan performa Lammens dengan legenda MU, Edwin van der Sar. Menurutnya, perbandingan tersebut tidak adil mengingat Lammens masih cukup muda dan memiliki karier panjang di hadapannya.

“Saya harus berhati-hati dalam berbicara, saya tidak ingin membandingkan karena itu tidak adil bagi Senne. Namun, memang ada beberapa kemiripan,” ujar Carrick.

Carrick menilai, penting bagi sebuah tim untuk memiliki kiper yang dapat diandalkan dan dipercaya. Menurutnya, penjaga gawang harus bisa meredam kekacauan di lini belakang, alih-alih menciptakannya.

“Ia terkadang tenang dan tidak mencolok, tetapi memiliki ketangguhan. Ketenteraman dan ketenangannya sangat membantu pemain-pemain di depannya,” kata Carrick.

MU kini tak terkalahkan dalam 10 laga liga terakhir. Catatan itu menjadi yang terbaik sejak era Ole Gunnar Solskjaer pada 2021.

Klub asal kota Manchester itu kini tengah berjuang mempertahankan posisi di zona Liga Champions. Mereka bertengger di peringkat empat klasemen dengan mengoleksi 48 poin, unggul tiga angka dari Chelsea dan Liverpool.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....